Ketegangan Timur Tengah Memanas, AS Diduga Siapkan Israel untuk Perang Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perang AS vs Iran(Shutterstock)

Ilustrasi perang AS vs Iran(Shutterstock)

Tel Aviv, APGtimes.com — Media Israel melaporkan puluhan pesawat kargo milik Amerika Serikat yang membawa amunisi tiba di Tel Aviv dalam 24 jam terakhir.

Saluran televisi Israel, Channel 13, menyebut pesawat kargo itu berangkat dari pangkalan militer Amerika Serikat di Jerman sebelum tiba di Israel.

Channel 13 mengklaim pengiriman amunisi tersebut menjadi bagian dari persiapan Israel untuk melanjutkan perang melawan Iran.

Trump Kembali Tekan Iran

Presiden Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait negosiasi perdamaian dengan Amerika Serikat.

Trump meminta Iran segera menyetujui kesepakatan sebelum situasi semakin memburuk.

Baca Juga :  Warga Iran Kecewa, Janji Bantuan Trump di Tengah Perang Tak Kunjung Datang

“Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya segera bertindak cepat atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. Waktu sangat penting,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Trump menyampaikan pernyataan itu setelah menggelar pertemuan dengan tim keamanan nasionalnya pada Sabtu (16/5/2026).

Tim Keamanan Bahas Langkah Selanjutnya

Laporan CNN menyebut Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, serta utusan khusus Steve Witkoff ikut menghadiri pertemuan tersebut.

Mereka membahas langkah lanjutan Amerika Serikat dalam menghadapi Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Trump Klaim “Mission Accomplished” di Iran, Tapi Tujuan Perang AS Dipertanyakan

Trump juga disebut semakin frustrasi terhadap sikap Teheran dalam proses negosiasi diplomatik dan penutupan Selat Hormuz yang masih berlangsung.

Gedung Putih Belum Beri Komentar

Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait laporan pengiriman amunisi ke Israel maupun hasil pertemuan keamanan tersebut.

Beberapa pejabat pemerintahan AS menyebut Trump dan timnya sempat menunda keputusan besar terkait Iran selama kunjungan Presiden AS ke China.

Pemerintah AS ingin melihat hasil pembicaraan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping sebelum menentukan langkah berikutnya terhadap Iran. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Siapkan Target Balasan jika AS dan Israel Menyerang Lagi, Produksi Senjata Naik 2,5 Kali Lipat
Arab Saudi Gempur Houthi, Operasi Rebut Mokha Mengancam Jalur Strategis Bab El-Mandeb
Tabung Bakteri Pes Pecah di Rusia, Pekerja Laboratorium Meninggal
G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak, Pasokan Solar Jadi Prioritas
Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika NATO Blokade Kaliningrad
Biaya Izin Tinggal Permanen Jepang Naik 20 Kali Lipat Jadi Rp22,7 Juta
Kim Jong Un Disebut Berbobot 140 Kg, Intelijen Korsel Ungkap Kondisi Kesehatannya
FBI Kebobolan Data, ShinyHunters Klaim Curi Informasi Sensitif Ribuan Pegawai
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Iran Siapkan Target Balasan jika AS dan Israel Menyerang Lagi, Produksi Senjata Naik 2,5 Kali Lipat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Arab Saudi Gempur Houthi, Operasi Rebut Mokha Mengancam Jalur Strategis Bab El-Mandeb

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Tabung Bakteri Pes Pecah di Rusia, Pekerja Laboratorium Meninggal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:09 WIB

G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak, Pasokan Solar Jadi Prioritas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rusia Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika NATO Blokade Kaliningrad

Berita Terbaru