Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang cabai (Foto: Ist)

Pedagang cabai (Foto: Ist)

Sungai Penuh, APGtimes.com–Pasar itu mulai ramai sejak pagi. Suara pedagang saling bersahutan. Pembeli datang membawa tas belanja. Sebagian lagi hanya melihat harga. Mereka menghitung uang di saku. Iduladha tinggal sepekan lagi.

Namun suasana di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, belum terlalu membuat warga panik. Harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil. Pedagang mengatakan pasokan barang dari petani masih lancar. Itu yang membuat harga tidak melonjak tajam.

“Alhamdulillah, barang masih masuk terus. Jadi harga belum banyak berubah,” ujar Masni pedagang sayur di pasar tersebut.

Meski begitu, beberapa komoditas mulai merangkak naik. Kenaikan paling terasa terjadi pada ikan laut. Sebelumnya harga ikan laut Rp30 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Jalan Berbayar

Cabai juga belum bersahabat dengan dapur warga. Harga cabai merah keriting bertahan di angka Rp40 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit hijau dijual Rp30 ribu per kilogram.

Yang ikut naik adalah daging sapi lokal. Harga daging kini mencapai Rp150 ribu per kilogram. Sebelumnya masih Rp140 ribu. Pedagang menyebut stok sapi mulai berkurang menjelang Iduladha, (data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh, Selasa, 19/5).

Kenaikan harga daging sebenarnya sudah diperkirakan. Permintaan biasanya meningkat mendekati hari raya kurban. Banyak warga mulai membeli kebutuhan untuk acara keluarga dan persiapan memasak.

Meski demikian, warga berharap pemerintah tidak tinggal diam. Mereka meminta pengawasan harga diperketat agar lonjakan tidak semakin tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan

“Kalau bisa pemerintah rutin turun ke pasar. Jangan sampai harga tiba-tiba naik lagi,” kata salah seorang pembeli.

Pedagang pun punya harapan yang sama. Mereka ingin harga tetap terkendali. Sebab jika terlalu mahal, pembeli akan berkurang. Dagangan pun bisa sepi.

“Kami juga ingin harga stabil. Pembeli senang, kami juga bisa jualan lancar,” ujar pedagang daging.

Menjelang Iduladha, pasar memang selalu menjadi cermin keadaan ekonomi rakyat kecil. Dari harga cabai sampai daging sapi, semuanya menentukan isi dapur keluarga. Dan sejauh ini, warga Sungai Penuh masih berharap harga tetap bersahabat hingga hari raya tiba. (al)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dolar AS Sentuh Rp17.656, Usaha Tahu Kecil Mulai Kena Dampaknya
Pacar Ibu di Padang Aniaya Balita hingga Luka Lebam dan Disiram Air Panas
Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo
Rupiah Melemah Tajam, Menkeu Pastikan RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998
Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Jalan Berbayar
Gaji Cuma Rp3 Juta? Ini 4 Investasi yang Bisa Bikin Keuangan Tetap Tumbuh
Ini Alasan warga Amerika Berbondong Jual Emas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:25 WIB

Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Senin, 18 Mei 2026 - 17:09 WIB

Dolar AS Sentuh Rp17.656, Usaha Tahu Kecil Mulai Kena Dampaknya

Senin, 18 Mei 2026 - 09:05 WIB

Pacar Ibu di Padang Aniaya Balita hingga Luka Lebam dan Disiram Air Panas

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:09 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:06 WIB

Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo

Berita Terbaru