BRIN Ungkap Alasan Pilih Biak Jadi Bandar Antariksa, Lokasinya Dinilai Paling Ideal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, pada Rabu (8/7/2026).(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, pada Rabu (8/7/2026).(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )

Jakarta, APGtimes.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai Kabupaten Biak Numfor, Papua, memiliki posisi geografis yang sangat ideal untuk pembangunan bandar antariksa nasional. Letaknya yang dekat dengan garis khatulistiwa membuat peluncuran satelit menjadi lebih efisien.

Kepala BRIN, Arif Satria, mengatakan para peneliti memilih Biak berdasarkan kajian ilmiah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurutnya, posisi Biak memberikan keuntungan karena mendekati jalur orbit satelit sehingga dapat meningkatkan efisiensi peluncuran.

“Lokasi yang kami anggap sangat efisien karena kedekatannya dengan orbit. Wilayah itu kami pilih berdasarkan perhitungan saintifik,” ujar Arif di Kantor Pusat BRIN, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

BRIN Kaji Biak Sejak Tahun 1990-an

Tim BRIN mulai meneliti potensi Biak sebagai lokasi bandar antariksa sejak awal 1990-an.

Baca Juga :  Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Bukan Kopdes

Selama lebih dari tiga dekade, para peneliti terus menyempurnakan kajian teknis untuk memastikan kelayakan kawasan tersebut.

Arif mengatakan masyarakat Biak telah lama menantikan realisasi proyek itu. Karena itu, BRIN terus mempercepat pembahasan bersama berbagai pihak.

BRIN Bangun Komunikasi dengan Daerah

BRIN juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar rencana pembangunan berjalan lebih matang.

Arif mendatangi Kabupaten Biak Numfor dan bertemu dengan Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, serta para tokoh adat.

Pertemuan tersebut membahas dukungan masyarakat, kesiapan wilayah, dan rencana pengembangan bandar antariksa.

Baca Juga : 

Tim Masih Pelajari Lokasi Lain

BRIN belum menetapkan Biak sebagai lokasi final pembangunan bandar antariksa.

Tim peneliti masih membandingkan sejumlah lokasi lain sebelum menentukan pilihan.

BRIN akan mengambil keputusan setelah seluruh kajian teknis, ilmiah, dan operasional selesai.

Lahan Zona Inti Sudah Tersedia

BRIN telah menyiapkan lahan seluas sekitar 100 hektare untuk kawasan inti bandar antariksa.

Lembaga itu memperoleh lahan tersebut sejak beberapa tahun lalu sebagai bagian dari persiapan proyek.

Selain kawasan inti, BRIN juga akan menyiapkan zona penyangga atau buffer zone untuk mendukung keamanan dan operasional bandar antariksa di masa mendatang. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan
Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah
Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra
Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi
Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat
Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:09 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan

Senin, 2 November 2026 - 20:09 WIB

Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra

Senin, 2 November 2026 - 11:09 WIB

Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi

Senin, 2 November 2026 - 10:09 WIB

Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat

Berita Terbaru