Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Bandara SMB II Palembang.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Penumpang Bandara SMB II Palembang.(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Palembang, APGtimes.com – Kabut asap mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 15 penerbangan terdampak karena jarak pandang di sekitar bandara hanya mencapai 500 meter.

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menyampaikan bahwa data hingga pukul 12.30 WIB menunjukkan jarak pandang masih terbatas. Kondisi ini membuat pengelola bandara meningkatkan pemantauan demi menjaga keselamatan penerbangan.

Jarak Pandang Turun, 15 Penerbangan Terdampak

Berdasarkan catatan operasional, gangguan kabut asap memengaruhi tujuh penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan. Berikut daftar penerbangan keberangkatan yang terdampak:

  • JT246 tujuan Batam

  • TR255 tujuan Singapura

  • IU302 tujuan Pangkalpinang

  • SI7296 tujuan Pekanbaru

  • QG987 tujuan Jakarta

  • IU964 tujuan Kualanamu

  • AK461 tujuan Kuala Lumpur

Sementara itu, delapan penerbangan kedatangan yang masuk dalam daftar terdampak meliputi:

  • TR255 dari Singapura

  • SI7295 dari Pekanbaru

  • QG9962 dari Jakarta

  • IU933 dari Yogyakarta

  • AK462 dari Kuala Lumpur

  • QG980 dari Jakarta

  • GA102 dari Jakarta

  • GA104 dari Jakarta

Daftar tersebut mencakup rute domestik dan internasional. Karena itu, penumpang perlu mengecek informasi terbaru melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, 2 Pesawat Gagal Mendarat

Pengelola Bandara Pantau Perkembangan Cuaca

Untuk menjaga keselamatan penerbangan, pengelola Bandara SMB II terus memantau kondisi cuaca dan perubahan jarak pandang. Selain itu, pihak bandara berkoordinasi dengan instansi terkait guna mendukung kelancaran operasional.

Ahmad Syaugi Shahab mengatakan bahwa petugas terus mengikuti perkembangan kondisi di sekitar bandara. Dengan pemantauan tersebut, pengelola dapat mengevaluasi situasi dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Tol Jambi-Rengat Mandek Lebih dari 5 Tahun, Warga Menanti Kepastian Proyek

Penumpang Diminta Cek Jadwal Sebelum Berangkat

Di tengah gangguan kabut asap, pengelola bandara mengimbau calon penumpang memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara. Penumpang dapat mengecek jadwal keberangkatan dan kedatangan melalui kanal resmi maskapai.

Langkah ini penting karena perubahan jarak pandang dapat memengaruhi perjalanan. Oleh sebab itu, penumpang sebaiknya memastikan status penerbangan terlebih dahulu agar dapat mengantisipasi perubahan jadwal.

Keselamatan Penerbangan Menjadi Prioritas

Kabut asap yang menyelimuti Palembang menjadi tantangan bagi aktivitas transportasi udara. Sementara itu, pengelola Bandara SMB II terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keselamatan penumpang serta awak pesawat.

Masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara SMB II diharapkan mengikuti informasi resmi dari maskapai dan pengelola bandara hingga kondisi jarak pandang membaik. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB