Audit Forensik Bank Jambi Rampung, Polda Jambi Terus Kejar Pengungkapan Kasus Peretasan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji memberikan keterangan. Polda Jambi masih menyelidiki dugaan peretasan Bank Jambi yang menyebabkan kerugian hingga Rp143 miliar. Audit forensik telah selesai dan diharapkan dapat membantu proses penyidikan.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji memberikan keterangan. Polda Jambi masih menyelidiki dugaan peretasan Bank Jambi yang menyebabkan kerugian hingga Rp143 miliar. Audit forensik telah selesai dan diharapkan dapat membantu proses penyidikan.

Jambi, APGtimes.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi terus mengusut kasus dugaan peretasan Bank Jambi yang menyebabkan hilangnya saldo nasabah dan mengganggu layanan perbankan dalam beberapa waktu terakhir.

Perkembangan terbaru menunjukkan tim audit telah menyelesaikan audit forensik yang diminta Bank Jambi. Hasil pemeriksaan tersebut kini menjadi salah satu bahan utama yang membantu penyidik mengungkap kasus tersebut.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi juga telah menerima laporan audit forensik itu sejak awal Juni 2026.

Penyidik Dalami Temuan Audit Forensik

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih mendalami berbagai temuan yang muncul dalam proses audit.

Menurut Erlan, hasil audit forensik dapat mempercepat proses pengungkapan kasus karena penyidik memperoleh tambahan data dan informasi teknis yang lebih lengkap.

Tim penyidik saat ini terus mengumpulkan alat bukti serta mencocokkan setiap temuan dengan keterangan para saksi.

Baca Juga :  Polda Jambi Bongkar Modus Peretasan Bank Jambi Rp144,82 Miliar, Pelaku Rekrut 45 Pembuka Rekening

Selain itu, penyidik juga menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan dugaan peretasan sistem Bank Jambi.

“Hasil audit forensik tentunya membantu proses penyelidikan dan penyidikan. Saat ini tim masih terus bekerja mendalami seluruh temuan yang ada,” kata Erlan.

Puluhan Saksi Sudah Jalani Pemeriksaan

Penyidik telah memeriksa puluhan saksi sejak kasus ini mencuat ke publik.

Mereka memintai keterangan dari jajaran direksi, pegawai internal, hingga pihak ketiga yang memiliki hubungan dengan operasional dan sistem teknologi Bank Jambi.

Tim penyidik juga memeriksa sejumlah pihak yang mengetahui alur transaksi dan sistem keamanan yang digunakan bank tersebut.

Melalui pemeriksaan tersebut, penyidik berupaya menyusun kronologi secara lengkap dan mengidentifikasi celah keamanan yang mungkin dimanfaatkan pelaku.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp143 Miliar

Hasil pendalaman sementara menunjukkan nilai kerugian dalam kasus ini mencapai sekitar Rp143 miliar.

Baca Juga :  PPATK Hentikan Transaksi Kripto Rp15 Miliar, Kejar Aliran Dana Peretasan Bank Jambi

Penyidik memperkirakan pelaku membobol sekitar 6.000 rekening nasabah Bank Jambi.

Besarnya angka kerugian membuat kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan otoritas sektor keuangan.

Karena itu, penyidik terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.

Layanan Bank Jambi Masih Terbatas

Di tengah proses penyelidikan, Bank Jambi masih mengoperasikan sejumlah layanan secara terbatas.

Nasabah hingga kini belum dapat menggunakan layanan mobile banking seperti sebelum insiden terjadi.

Sementara itu, pihak bank hanya mengoperasikan layanan ATM pada jam-jam tertentu.

Kondisi tersebut membuat sebagian nasabah masih mengalami kendala saat melakukan transaksi perbankan.

Masyarakat berharap Bank Jambi segera memulihkan seluruh layanan agar aktivitas keuangan dapat kembali berjalan normal.

Selain menunggu pemulihan sistem, nasabah juga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku dan menuntaskan kasus yang merugikan ribuan rekening tersebut. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saling Tantang di Medsos Berujung Maut, Pelajar SMP di Jambi Tewas Usai Duel
Gempa M 4 Guncang Nagekeo NTT, Kedalamannya Hanya 1 Kilometer
Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati
33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan
8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda
Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga
Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Saling Tantang di Medsos Berujung Maut, Pelajar SMP di Jambi Tewas Usai Duel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Gempa M 4 Guncang Nagekeo NTT, Kedalamannya Hanya 1 Kilometer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Berita Terbaru

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:09 WIB