Musk menyalurkan lebih dari 276 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,96 triliun sejak Juli 2026. Dana tersebut mengalir saat Partai Republik berupaya mempertahankan mayoritas kursi di Senat dan DPR AS dalam pemilu paruh waktu November mendatang.
Kedua lembaga itu membentuk Kongres AS. Mereka bertugas menyusun undang-undang dan mengawasi jalannya pemerintahan. Hasil pemilu nanti akan memengaruhi peta kekuatan politik di Washington.
Musk Salurkan Dana ke Sejumlah Kelompok Politik
Menurut data yang disampaikan perwakilan Musk kepada The New York Times dan dikonfirmasi kepada CNBC, Musk menyumbangkan 158 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,84 triliun kepada Senate Leadership Fund.
Kelompok tersebut merupakan komite aksi politik independen atau super political action committee (super PAC). Organisasi ini mendukung kandidat Partai Republik dalam pemilihan Senat.
Musk juga mengucurkan lebih dari 76 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,37 triliun kepada America PAC. Ia mendirikan kelompok tersebut menjelang pemilu 2024.
America PAC menjalankan berbagai kegiatan untuk mendorong partisipasi pemilih Partai Republik. Kelompok ini terutama menyasar wilayah dengan persaingan politik yang ketat.
Rincian Sumbangan Musk pada Juli–September 2026
The New York Times juga merinci sejumlah donasi Musk selama Juli hingga September 2026. Juru bicara America PAC, Andrew Romeo, mengonfirmasi rincian tersebut.
Berikut beberapa sumbangan yang tercatat:
-
20 juta dollar AS atau sekitar Rp 359,4 miliar kepada Congressional Leadership Fund. Super PAC ini mendukung kandidat Partai Republik untuk DPR AS.
-
10 juta dollar AS atau sekitar Rp 179,7 miliar kepada Lone Star Liberty PAC. Kelompok ini mendukung Ken Paxton, kandidat Partai Republik untuk Senat dari Texas.
-
10 juta dollar AS atau sekitar Rp 179,7 miliar kepada Republican Governors Association.
-
2 juta dollar AS atau sekitar Rp 35,94 miliar kepada Republican Attorneys General Association.
Selain itu, Musk mengalirkan dana ke sejumlah kelompok politik konservatif lainnya. Seluruh sumbangan tersebut membuat total kontribusinya selama siklus pemilu 2025–2026 mencapai sekitar 366 juta dollar AS.
Sumbangan Melampaui Pemilu 2024
Jumlah tersebut melampaui dana sekitar 290 juta dollar AS atau setara Rp 5,21 triliun yang Musk keluarkan pada pemilu 2024. Kala itu, ia mendukung Donald Trump dan Partai Republik dalam upaya merebut kembali kekuasaan.
Musk merupakan CEO Tesla dan SpaceX. Ia juga menjadi salah satu penyumbang dana politik terbesar dalam persaingan pemilu AS.
Kelompok politik penerima dana menggunakan sumbangan itu untuk membiayai berbagai kegiatan kampanye. Mereka memasang iklan politik dan mengajak pemilih datang ke tempat pemungutan suara.
Besarnya dana yang Musk keluarkan menjadi sorotan menjelang pemilu paruh waktu November 2026. Hasil pemilihan tersebut akan menentukan komposisi kursi di Senat dan DPR AS, sekaligus memengaruhi kemampuan Partai Republik menjalankan agenda pemerintahan Presiden Donald Trump. (ts*)









