Gedung Putih Luncurkan Trump TV, Siaran 24 Jam Tampilkan Aktivitas Donald Trump

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada media di South Lawn, Gedung Putih, Washington DC, 1 Mei 2026.(XINHUA/LI YUANQING)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada media di South Lawn, Gedung Putih, Washington DC, 1 Mei 2026.(XINHUA/LI YUANQING)

Washington, APGtimes.com – Gedung Putih kini memiliki kanal streaming sendiri. Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan “TRUMP TV: The Essentials Station”, layanan video yang menayangkan konten terkait aktivitas Trump dan pemerintahannya sepanjang hari.

Kanal tersebut mulai tayang pada Senin (21/9/2026). Gedung Putih mencantumkan Trump TV di laman video resminya dan menjadikannya sebagai salah satu sumber rekaman kegiatan kepresidenan.

Peluncuran itu bertepatan dengan terhentinya sementara aktivitas TV press pool yang selama ini menyediakan rekaman kegiatan Trump untuk berbagai organisasi media.

Trump TV Hadir Saat Press Pool Berhenti

TV press pool biasanya melibatkan ABC, CBS, CNN, Fox News, dan NBC. Kelima jaringan tersebut secara bergantian bertugas merekam kegiatan presiden dan membagikan hasilnya kepada media lain.

Namun, sistem tersebut berhenti untuk sementara pada Senin. Keputusan itu muncul setelah Gedung Putih mencabut akses CNN, MS NOW, dan Politico dari kompleks kepresidenan. CNN sendiri merupakan salah satu jaringan yang mendapat giliran menjalankan tugas TV pool pada hari tersebut.

Baca Juga :  Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?

Jaringan televisi yang tergabung dalam pool kemudian menyatakan tidak akan menggantikan tugas CNN. Mereka juga menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan informasi mengenai pemerintahan melalui liputan yang akurat dan independen.

Isi Siaran Trump TV

Trump TV menghadirkan rekaman pidato, kegiatan resmi, serta materi video mengenai pemerintahan Trump. Gedung Putih menamainya The Essentials Station dan menyediakan kanal tersebut melalui layanan streaming.

Dengan format itu, publik dapat menyaksikan video yang dipilih dan disediakan langsung oleh Gedung Putih. Kanal tersebut berbeda dari sistem press pool yang selama ini mengandalkan organisasi media untuk merekam serta mendistribusikan gambar kegiatan presiden.

Gedung Putih juga meluncurkan kanal tersebut ketika sejumlah media menggugat pemerintah terkait pembatasan akses ke kompleks kepresidenan.

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintah

CNN, MS NOW, dan Politico mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump pada Senin (21/9/2026). Ketiganya mempersoalkan keputusan yang melarang jurnalis mereka memasuki Gedung Putih.

Dalam gugatan tersebut, ketiga organisasi media menyatakan pembatasan akses melanggar perlindungan kebebasan pers berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi AS. Sementara itu, pemerintahan Trump mempertahankan keputusan tersebut.

Baca Juga :  4,3 Juta Mobil Listrik di China Direcall, Gagang Pintu Jadi Masalah

Perselisihan itu juga berdampak pada liputan televisi kegiatan presiden. Tanpa TV pool, media tidak lagi menerima satu rekaman bersama yang biasanya dapat digunakan berbagai organisasi berita.

Trump TV Tidak Sama dengan TV Press Pool

Meski sama-sama menyediakan rekaman kegiatan presiden, kedua sistem tersebut memiliki mekanisme berbeda.

TV press pool dijalankan secara bergiliran oleh jaringan televisi. Jaringan yang mendapat tugas membawa peralatan, merekam kegiatan, lalu membagikan rekaman kepada organisasi media lain.

Sebaliknya, Trump TV berasal langsung dari Gedung Putih. Pemerintah memilih dan menayangkan materi yang masuk ke dalam kanal tersebut.

Karena itu, kemunculan Trump TV menjadi perkembangan baru dalam cara Gedung Putih menyediakan rekaman aktivitas presiden kepada publik. Pada saat yang sama, sistem TV press pool masih menjadi bagian dari perselisihan antara pemerintahan Trump dan sejumlah organisasi media. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menlu Sugiono Tiba di New York, Siapkan Agenda Indonesia di Sidang PBB
CNN, Politico, dan MS NOW Bawa Larangan Gedung Putih ke Pengadilan
BBM Langka, Iran Pangkas Jam Kerja Kantor Jadi 5 Jam dan Perluas WFH
Yu Zidi, 13 Tahun, Cetak Rekor Asian Games 2026 dan Raih Emas Renang
Nomor HP Meghan Markle Bocor di Media Usai Gabung Grup WhatsApp Orangtua Murid
Lula Akan Temui Trump di PBB, Minta AS Tak Ikut Campur Pemilu Brasil
Mekkah, Jeddah, dan Taif Dapat Alarm Serangan, Arab Saudi Langsung Cabut Peringatan
12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

Gedung Putih Luncurkan Trump TV, Siaran 24 Jam Tampilkan Aktivitas Donald Trump

Selasa, 22 September 2026 - 19:09 WIB

Menlu Sugiono Tiba di New York, Siapkan Agenda Indonesia di Sidang PBB

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

CNN, Politico, dan MS NOW Bawa Larangan Gedung Putih ke Pengadilan

Selasa, 22 September 2026 - 09:09 WIB

BBM Langka, Iran Pangkas Jam Kerja Kantor Jadi 5 Jam dan Perluas WFH

Senin, 21 September 2026 - 14:09 WIB

Yu Zidi, 13 Tahun, Cetak Rekor Asian Games 2026 dan Raih Emas Renang

Berita Terbaru