Indonesia Desak G20 Buat Standar AI yang Tak Bebani UMKM dan Negara Berkembang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi dalam Pertemuan Sherpa G20 ke-2 Presidensi Amerika Serikat (AS) di Washington DC, Senin (6/7/2026).

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi dalam Pertemuan Sherpa G20 ke-2 Presidensi Amerika Serikat (AS) di Washington DC, Senin (6/7/2026).

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah Indonesia meminta agar standar global dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) tidak menyulitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di negara berkembang.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, menyampaikan sikap tersebut dalam Pertemuan Sherpa G20 ke-2 Presidensi Amerika Serikat di Washington DC.

Menurut Edi, komunitas internasional perlu menyusun standar AI yang lebih inklusif dan memberi ruang bagi negara berkembang untuk ikut menentukan arah kebijakan.

Indonesia Tolak Standar AI yang Memberatkan UMKM

Edi menegaskan standar AI global harus tetap fleksibel dan tidak menambah beban kepatuhan bagi pelaku UMKM.

Ia juga meminta negara-negara maju melibatkan negara berkembang dalam proses penyusunan standar internasional.

Baca Juga :  Tarif Visa on Arrival Indonesia Bakal Naik hingga Rp 1 Juta, Ini Rinciannya

Menurutnya, negara berkembang tidak boleh hanya menjalankan aturan yang dibuat pihak lain, tetapi harus ikut merancang kebijakan tersebut sejak awal.

Dorong Sistem Pembayaran Lintas Negara

Selain membahas AI, Indonesia juga mendorong implementasi G20 Roadmap for Cross-border Payments.

Pemerintah mengusulkan penguatan interkoneksi sistem pembayaran berbasis kode QR antarnegara.

Langkah tersebut diyakini mampu menekan biaya transaksi sekaligus mempermudah aktivitas UMKM dan pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Soroti Penipuan Kripto Lintas Negara

Dalam forum itu, Indonesia juga mengangkat maraknya penipuan investasi kripto lintas negara atau pig-butchering networks.

Pemerintah meminta seluruh negara memperkuat kerja sama penegakan hukum untuk memberantas kejahatan tersebut.

Selain itu, Indonesia mendorong peningkatan literasi digital dan keamanan siber, terutama bagi kelompok lanjut usia dan pengguna internet yang baru mengenal teknologi digital.

Baca Juga :  Puan Minta Pemerintah Dukung Atlet Indonesia dari Pembinaan hingga Setelah Pensiun

Siapkan Peta Jalan AI Nasional

Di dalam negeri, pemerintah terus menyusun Peta Jalan AI Nasional beserta pedoman etika penerapan AI.

Pemerintah akan menerapkan pedoman tersebut di berbagai sektor strategis, seperti kesehatan, pendidikan, keuangan, dan ekonomi kreatif.

Indonesia juga mendorong pembangunan infrastruktur AI yang lebih merata.

Pemerintah mengusulkan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk memperluas investasi pusat data serta meningkatkan kapasitas komputasi awan.

Melalui berbagai usulan tersebut, Indonesia berharap forum G20 dapat menghasilkan tata kelola ekonomi digital yang lebih adil, inklusif, dan memberi kesempatan yang sama bagi negara berkembang dalam menyusun standar AI global. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kebakaran Hutan, Prabowo Minta 70.000 Polisi Kehutanan Ditambah
Alim Setiawan Jadi Wamentan, Ini Perjalanan Kariernya dari IPB hingga Kabinet Prabowo
Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Segini Harta Kekayaannya
Usai Dilantik Jadi KSAD, Tandyo Budi Revita Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Kemenkes Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla, Bisa Picu Stres hingga Gangguan Pernapasan
Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo
DPR Soroti Risiko Gaji ASN Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Dampaknya bagi BPD
Anggaran Karhutla Rp30 Miliar di Jambi Jadi Sorotan, Ombudsman Turun Mengawasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Prabowo Minta 70.000 Polisi Kehutanan Ditambah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Alim Setiawan Jadi Wamentan, Ini Perjalanan Kariernya dari IPB hingga Kabinet Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Segini Harta Kekayaannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Usai Dilantik Jadi KSAD, Tandyo Budi Revita Masuk Bursa Calon Panglima TNI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kemenkes Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla, Bisa Picu Stres hingga Gangguan Pernapasan

Berita Terbaru