Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Jambi, Pemerintah Tetap Siaga Hadapi ISPU Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi, Doni Sumatriadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi, Doni Sumatriadi.

Jambi, APGtimes.com – Kabut asap mulai menjadi perhatian serius di Kota Jambi. Pemerintah kota memilih meningkatkan kewaspadaan setelah kualitas udara dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

Kondisi udara Kota Jambi ikut mendapat pengaruh dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar. Asap dari daerah lain dapat terbawa angin dan masuk ke kawasan perkotaan.

Kepala BPBD Kota Jambi Doni Sumatriadi mengatakan pemerintah tetap mempertahankan status siaga meski angka ISPU Kota Jambi sempat turun di bawah 200.

“Di Kabupaten Muaro Jambi, ISPU-nya sudah 300. Itu sangat berbahaya. Walaupun Kota Jambi sudah turun di bawah 200, kita tetap siaga,” ujar Doni, Senin (24/8/2026).

Asap dari Wilayah Sekitar Jadi Perhatian

Doni menjelaskan Kota Jambi tidak memiliki kawasan hutan yang luas. Selain itu, kebakaran lahan di dalam wilayah kota juga relatif kecil.

Baca Juga :  Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar

Namun, kondisi tersebut tidak membuat Kota Jambi terbebas dari dampak asap. Kebakaran di kabupaten sekitar tetap dapat membawa asap menuju kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.

BPBD mencatat 41 kejadian kebakaran lahan di Kota Jambi sejak Januari hingga 24 Agustus 2026. Delapan kejadian di antaranya terjadi selama Agustus.

Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 35.900 meter persegi atau kurang dari empat hektare.

Ribuan Hotspot Muncul di Provinsi Jambi

Ancaman asap juga terlihat dari tingginya jumlah titik panas di Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan 200 Pompa Air untuk Karhutla, Pangdam Kalteng Awalnya Minta 50 Unit

Hingga 24 Agustus 2026, tercatat 432 hotspot. Sementara itu, akumulasi hotspot sejak awal 2026 mencapai 3.359 titik.

Jumlah tersebut membuat pemerintah harus terus mengawasi perkembangan kebakaran di berbagai wilayah. Pasalnya, peningkatan titik panas dapat memicu penyebaran asap yang lebih luas.

Pemkot Jambi Tetap Siaga

Pemkot Jambi memilih tetap siaga untuk menghadapi kemungkinan perubahan kualitas udara. Pemerintah juga memantau kondisi lapangan dan perkembangan kebakaran di wilayah sekitar.

Langkah tersebut menjadi antisipasi jika asap kembali menebal dan ISPU mengalami peningkatan.

Masyarakat pun perlu memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Terutama ketika jarak pandang mulai berkurang dan kabut asap semakin terlihat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru