Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Dikebut, Sugiono Soroti Pertanian hingga Normalisasi Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Jakarta, APGtimes.com — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono meminta kementerian dan lembaga mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra.

Ia meminta instansi yang telah memperoleh alokasi anggaran segera menjalankan program agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Sugiono menyampaikan instruksi tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Aceh-Sumatra di Kantor Kemenko PMK, Rabu (28/10/2026).

Ia menegaskan, kementerian dan lembaga terkait perlu segera merealisasikan anggaran yang tersedia. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.

Pemulihan Ekonomi Masyarakat Jadi Perhatian

Sugiono meminta pemerintah tidak hanya memperbaiki infrastruktur dasar, tetapi juga membantu warga memulihkan sumber penghasilan. Upaya tersebut mencakup perbaikan lahan pertanian, pemulihan tambak, dan pemulihan mata pencaharian masyarakat.

Baca Juga :  SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Menurutnya, dukungan pembiayaan yang jelas menjadi faktor penting agar masyarakat dapat kembali menjalankan kegiatan ekonomi. Pemerintah perlu memastikan program pemulihan memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak.

Selain itu, Sugiono meminta percepatan normalisasi sungai dan muara untuk mengurangi risiko bencana berulang. Langkah ini menjadi bagian penting dalam melindungi permukiman, lahan produktif, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kejar Penyelesaian Program Pascabencana

Hasil evaluasi dan pemantauan lintas kementerian serta lembaga menunjukkan kemajuan dalam proses pemulihan di wilayah terdampak. Namun, sejumlah pekerjaan penting masih membutuhkan percepatan dan koordinasi antarsektor.

Sugiono meminta seluruh instansi terkait menyelaraskan langkah agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif. Pemerintah juga perlu memastikan setiap program sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  DPR Soroti Sejarah KRI Ki Hajar Dewantara yang Akan Dijual Prabowo

Koordinasi tersebut diharapkan dapat mengurangi keterlambatan pelaksanaan sekaligus mempercepat penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa.

Perkembangan Pemulihan Dilaporkan kepada Presiden

Sugiono memastikan hasil evaluasi, perkembangan program, dan langkah percepatan akan segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan arahan kebijakan selanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola penanganan pascabencana yang terintegrasi dan responsif. Pemerintah ingin memastikan proses pemulihan berjalan terarah serta mampu memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah terdampak.

Sugiono berharap percepatan program dapat membuat hasil rehabilitasi dan rekonstruksi segera dirasakan masyarakat, baik melalui perbaikan infrastruktur maupun pulihnya kegiatan ekonomi warga. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Prabowo Siapkan Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026, Erick Thohir Berharap Naik
Indonesia Tangguhkan Pembahasan Board of Peace, Dukungan untuk Palestina Tetap Konsisten
Tito Beri Waktu Sepekan untuk Bentuk Satgas MBG, Pemda yang Lalai Bakal Ditegur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan

Berita Terbaru

Ilustrasi Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia.(Anton Zubchevskyi / iStock Editorial via Getty Images)

Ekonomi & Bisnis

Binance Diretas, Aset Kripto Rp100 Triliun Hilang dan Bitcoin Ikut Anjlok

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:09 WIB