Jakarta, APGtimes.com — Banyak orang membiarkan peralatan dapur tetap terhubung ke stopkontak demi alasan praktis. Padahal, kebiasaan itu dapat meningkatkan risiko kebakaran sekaligus membuat tagihan listrik membengkak.
National Fire Protection Association (NFPA) dan Consumer Product Safety Commission meminta masyarakat mencabut kabel peralatan dapur setelah selesai memakai alat elektronik.
Selain meningkatkan risiko korsleting, sejumlah perangkat elektronik juga terus menyedot daya listrik meski pemilik rumah tidak menggunakannya. Kondisi tersebut dikenal sebagai phantom consumption atau konsumsi listrik tersembunyi.
Mesin Kopi dan Teko Listrik Tetap Mengonsumsi Daya
Mesin kopi modern dengan fitur layar digital, Wi-Fi, dan auto-start tetap memakai listrik saat berada dalam posisi idle.
Pemilik perusahaan instalasi listrik My Electric Home, Jason Altshuler, mengatakan perangkat dengan layar besar dapat meningkatkan konsumsi listrik rumah tangga apabila pengguna terus menghubungkannya ke stopkontak.
“Mesin kopi pintar dengan layar besar bisa menggunakan beberapa watt saat dalam posisi idle,” ujar Altshuler.
Selain itu, mesin espresso juga membutuhkan daya tinggi saat menjalankan proses pemanasan.
Slow Cooker dan Pressure Cooker Bisa Memicu Panas Berlebih
NFPA mengingatkan masyarakat terhadap risiko penggunaan slow cooker dan pressure cooker elektrik yang terus tersambung ke listrik dalam waktu lama.
Banyak model lama belum memiliki fitur mati otomatis sehingga alat tersebut dapat memicu panas berlebih.
Ahli listrik berlisensi NFPA, Corey Hannahs, mengatakan alat pemanas tanpa fitur pemutus otomatis memiliki risiko lebih tinggi.
“Peralatan yang paling saya khawatirkan adalah alat yang menghasilkan panas namun tidak memiliki kemampuan untuk mati secara otomatis,” katanya.
Pressure cooker elektrik juga biasanya tetap masuk ke mode hangat setelah pengguna selesai memasak. Kondisi itu membuat arus listrik terus mengalir ke perangkat.
Air Fryer dan Oven Mini Tetap Menyedot Listrik
Air fryer dan oven mini modern kini hadir dengan fitur digital dan mode pintar. Namun, perangkat tersebut tetap menyerap listrik selama pengguna masih menghubungkan kabel ke stopkontak.
Selain itu, alat seperti griddle listrik dan hot plate membutuhkan waktu lama untuk mendingin setelah pemakaian. NFPA meminta pengguna segera mencabut kabel dan menunggu perangkat benar-benar dingin sebelum membersihkannya.
Toaster dan Blender Juga Perlu Dicabut
Toaster termasuk salah satu peralatan dapur yang berisiko memicu kebakaran apabila pengguna terus menghubungkannya ke listrik. Remah roti yang menumpuk di dalam alat dapat memicu api saat suhu meningkat.
Sementara itu, blender memang tidak menghasilkan panas. Namun, kabel blender yang terus terpasang dapat memperpendek usia perangkat akibat lonjakan arus listrik mendadak.
Altshuler mengatakan kebiasaan mencabut kabel perangkat elektronik tidak hanya membantu menghemat listrik, tetapi juga membantu memperpanjang usia pemakaian alat.
Karena itu, masyarakat perlu mulai mencabut kabel peralatan dapur setelah selesai menggunakan perangkat untuk mengurangi risiko kebakaran dan pemborosan energi listrik. (aw*)









