Status Manajer Koperasi Merah Putih: Zulhas Tegaskan Hanya Pegawai BUMN Sementara 2 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Ft:Ist)

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Ft:Ist)

Jakarta, APGtimes.comMenteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan status para manajer Koperasi Merah Putih yang direkrut pemerintah hanya bersifat sementara. Pemerintah menempatkan mereka sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama masa pembinaan.

Zulhas menjelaskan pemerintah menetapkan masa tugas selama dua tahun di lingkungan BUMN. Setelah periode itu selesai, para manajer akan kembali bertugas sebagai petugas koperasi di bawah Kementerian Koperasi.

“Iya, sementara 2 tahun jadi pegawai BUMN. Setelah dua tahun, mereka kembali menjadi petugas koperasi,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Senin (4/5).

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik Rp8.000, Cek Daftar Lengkapnya

Selama masa penugasan tersebut, pemerintah menempatkan mereka di PT Agrinas Pangan Nusantara. Pemerintah menjalankan skema ini sebagai tahap pelatihan, pembinaan, dan penguatan kapasitas manajerial.

Zulhas menegaskan tujuan program ini untuk membentuk pengelola koperasi yang lebih profesional sebelum kembali ke sistem koperasi.

“Selama dua tahun mereka bekerja di Agrinas Pangan Nusantara, lalu kembali menjadi petugas koperasi,” tambahnya.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Tedi Bharata juga membenarkan skema tersebut. Ia menegaskan pemerintah akan menilai kinerja para manajer selama masa penugasan.

Tedi menekankan evaluasi kinerja menjadi faktor penting dalam proses pembinaan.

Baca Juga :  Gaji Cuma Rp3 Juta? Ini 4 Investasi yang Bisa Bikin Keuangan Tetap Tumbuh

“Semua berbasis kinerja. Selama dua tahun, pemerintah akan menilai hasil kerja mereka,” ujarnya.

Tedi juga menegaskan pemerintah tidak hanya mencari tenaga kerja, tetapi juga individu dengan kemampuan kewirausahaan. Ia menilai kemampuan tersebut penting agar para manajer mampu mengembangkan koperasi secara mandiri setelah masa penugasan selesai.

“Kami mencari SDM dengan jiwa entrepreneur yang kuat. Mereka akan dididik terlebih dahulu sebelum kembali mengelola koperasi,” katanya.

Dengan skema ini, pemerintah berharap Koperasi Merah Putih tumbuh lebih profesional, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (ap*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS
BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80.000, 1 Gram Tembus Rp2,725 Juta
Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah
Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen
Mulai Oktober 2026, QRIS Bebas Biaya untuk Semua Merchant hingga Rp100.000
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta
Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:09 WIB

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80.000, 1 Gram Tembus Rp2,725 Juta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB