Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai menyortir uang rupiah di cash center atau pusat kas BNI di Jakarta, Selasa (4/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Pegawai menyortir uang rupiah di cash center atau pusat kas BNI di Jakarta, Selasa (4/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Jakarta, APGtimes.com — Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan meminta Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate untuk meredam pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Permintaan tersebut muncul setelah kurs dollar AS menembus Rp 17.600 per dollar pada Jumat (15/5/2026).

DPR Dorong BI Naikkan Suku Bunga

Eric menilai kenaikan suku bunga dapat membantu menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global.

“Bank Indonesia siang malam menjaga BI Rate supaya stabil, dan saya menyarankan ke BI agar menaikkan suku bunga agar ada perimbangan dollar sehingga dollar turun,” ujar Eric, Minggu (17/5/2026).

Politikus Partai Golkar itu menegaskan pelemahan rupiah bukan terjadi karena Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK tidak bekerja maksimal.

Baca Juga :  Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka 15 Juli, Begini Cara Daftar dan Jadwalnya

Menurut dia, banyak negara juga mengalami tekanan ekonomi akibat kondisi global yang tidak menentu.

Pemerintah dan OJK Dinilai Sudah Bergerak

Eric mengatakan pemerintah melalui Menteri Keuangan telah menjalankan berbagai program untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Program tersebut antara lain mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor korporasi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Selain itu, Eric juga menilai Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melakukan langkah stabilisasi di pasar modal.

Menurutnya, OJK terus melakukan koreksi wajar agar bursa saham tetap sehat di tengah tekanan nilai tukar rupiah.

DPR Minta Pengusaha Tak Naikkan Harga Sembako

Eric juga meminta para pengusaha sembako tidak menaikkan harga barang secara sepihak.

Baca Juga :  Kenapa Harga Emas Bisa Naik Turun? Ini Prediksi Terbarunya

Ia menilai tindakan spekulatif dapat memicu lonjakan inflasi yang akhirnya membebani masyarakat kecil.

Menurut Eric, stabilitas harga pangan sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pelemahan rupiah.

Prabowo: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak khawatir terhadap pelemahan rupiah.

Saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Prabowo mengatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

“Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat,” ujar Prabowo.

Ia juga mengajak seluruh pemimpin bekerja untuk kepentingan rakyat di tengah tekanan ekonomi global. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah
Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen
Mulai Oktober 2026, QRIS Bebas Biaya untuk Semua Merchant hingga Rp100.000
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta
Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp37.000, Cek Daftar Terbarunya
Rupiah Menguat ke Rp17.827 Usai Pidato Prabowo, Pekan Depan Bisa ke Rp17.700
Bank Danamon Ungkap Kunci Ekonomi RI Tembus 6 Persen: Investasi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Mulai Oktober 2026, QRIS Bebas Biaya untuk Semua Merchant hingga Rp100.000

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB