Windows 11 26H2 Bikin Laptop Lebih Ngebut, RAM Bisa Hemat hingga 3 GB

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Windows 11. Microsoft mulai memaksa pembaruan (force upgrade) pada sejumlah perangkat PC yang menjalankan Windows 11 versi 24H2.(Bleeping Computer)

Ilustrasi Windows 11. Microsoft mulai memaksa pembaruan (force upgrade) pada sejumlah perangkat PC yang menjalankan Windows 11 versi 24H2.(Bleeping Computer)

Jakarta, APGtimes.com – Pengguna Windows 11 mendapat kabar menarik setelah Microsoft menggulirkan pembaruan versi 26H2. Update ini membawa sejumlah optimasi yang membuat beberapa komputer terasa lebih responsif.

Selain itu, sejumlah pengguna melaporkan penggunaan RAM yang lebih rendah setelah memasang Windows 11 26H2. Penurunannya berada di kisaran 1 GB hingga 3 GB pada beberapa perangkat. Namun, hasilnya tidak sama pada setiap komputer.

Windows 11 26H2 Gabungkan Banyak Optimasi

Microsoft menghadirkan Windows 11 26H2 sebagai enablement package untuk perangkat yang menjalankan Windows 11 24H2 dan 25H2.

Dengan model tersebut, sebagian besar komponen dasar sudah menerima pembaruan melalui update bulanan. Kemudian, versi 26H2 mengaktifkan sejumlah kemampuan sekaligus memulai siklus dukungan baru.

Proses instalasinya juga relatif ringan. Pengguna hanya perlu mengunduh paket pembaruan berukuran kecil dan melakukan satu kali restart.

Karena itu, pengguna tidak perlu menghadapi proses instalasi besar seperti ketika Microsoft merilis pembaruan Windows dengan perubahan sistem yang lebih luas.

Low Latency Profile Bikin Sistem Lebih Responsif

Salah satu peningkatan penting pada Windows 11 26H2 adalah Low Latency Profile.

Fitur ini membuat prosesor bekerja pada frekuensi tinggi dalam waktu singkat. Setelah pekerjaan selesai, sistem kembali menurunkan penggunaan daya.

Baca Juga :  Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Microsoft menerapkan mekanisme tersebut pada berbagai aktivitas sehari-hari. Misalnya, pengguna bisa merasakan respons lebih cepat ketika membuka Start, Windows Search, antarmuka sistem, hingga aplikasi.

Dengan demikian, Windows 11 26H2 tidak meningkatkan kemampuan fisik prosesor. Sebaliknya, Microsoft mengoptimalkan cara sistem memanfaatkan tenaga CPU yang sudah tersedia.

Penggunaan RAM Bisa Lebih Rendah

Selain respons sistem yang lebih cepat, beberapa pengguna melaporkan penurunan penggunaan RAM setelah memasang Windows 11 26H2.

Sejumlah laporan menunjukkan penghematan sekitar 1 GB hingga 3 GB. Namun, Microsoft belum menyatakan penurunan tersebut sebagai fitur resmi 26H2. Karena itu, hasilnya tidak bisa dianggap sama pada semua komputer.

Spesifikasi perangkat, aplikasi, driver, layanan latar belakang, serta konfigurasi sistem dapat memengaruhi penggunaan RAM.

Jika sistem membutuhkan RAM lebih sedikit untuk proses latar belakang, aplikasi yang sedang digunakan bisa memperoleh sumber daya lebih banyak. Alhasil, komputer dapat terasa lebih ringan dalam aktivitas tertentu.

File Explorer dan Windows Search Ikut Dipercepat

Microsoft juga melakukan berbagai optimasi pada File Explorer. Perubahan tersebut membuat proses membuka folder, mencari file, dan mengelola dokumen terasa lebih responsif.

Baca Juga :  Harga iPhone Diprediksi Naik pada 2027, Harga RAM Apple Disebut Melonjak 33 Persen

Selain itu, Windows Search dan menu Start mendapat peningkatan pada responsivitasnya. Pengguna pun bisa merasakan perbedaan ketika menekan tombol Windows, mengetik nama aplikasi, atau membuka fitur pencarian.

Meski begitu, Windows 11 26H2 tidak otomatis membuat semua komputer bekerja jauh lebih cepat.

Performa tetap bergantung pada prosesor, SSD, kapasitas RAM, driver, aplikasi yang terpasang, serta berbagai proses yang berjalan di latar belakang.

Cara Mendapatkan Windows 11 26H2

Microsoft menggulirkan Windows 11 26H2 secara bertahap untuk perangkat yang memenuhi persyaratan.

Pengguna bisa mengecek ketersediaan update melalui langkah berikut:

  1. Buka Settings atau Pengaturan.
  2. Pilih Windows Update.
  3. Klik Check for updates atau Periksa pembaruan.
  4. Aktifkan opsi “Get the latest updates as soon as they’re available” jika tersedia.
  5. Klik Download & install apabila Windows 11 26H2 sudah muncul.
  6. Tunggu proses instalasi selesai.
  7. Pilih Restart now jika sistem meminta komputer melakukan restart.

Dengan pembaruan tersebut, pengguna Windows 11 berpeluang mendapatkan sistem yang lebih responsif tanpa harus mengganti perangkat. Namun, dampak terhadap performa dan penggunaan RAM tetap bergantung pada kondisi masing-masing komputer. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GPT-6 Resmi Hadir untuk Pengguna ChatGPT, Jawaban Kini Bisa Lebih Interaktif
Honor Play 20C Resmi Meluncur, Bawa Layar Sentuh 2,01 Inci di Belakang
Pre-Order iPhone 18 Pro Dibuka di Blibli, Harga Mulai Rp27,4 Juta dan Ada Promo Rp4 Juta
TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout
iPhone 18 Pro Masuk Indonesia, Pre-order Dibuka 7 Oktober 2026
Poco F9 Pro dan F9 Ultra Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12,4 Juta
Cara Hapus History YouTube di HP dan Laptop, Bisa Bersihkan Semua Riwayat
Samsung Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Dijual 7 Oktober, Harga Mulai Rp21,9 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Windows 11 26H2 Bikin Laptop Lebih Ngebut, RAM Bisa Hemat hingga 3 GB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:09 WIB

GPT-6 Resmi Hadir untuk Pengguna ChatGPT, Jawaban Kini Bisa Lebih Interaktif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Honor Play 20C Resmi Meluncur, Bawa Layar Sentuh 2,01 Inci di Belakang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pre-Order iPhone 18 Pro Dibuka di Blibli, Harga Mulai Rp27,4 Juta dan Ada Promo Rp4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:09 WIB

TikTok Punya Shopping Assistant, AI Baru yang Bisa Cari Produk hingga Bantu Checkout

Berita Terbaru