Jambi, APGtimes.com — Delapan siswi SMK Negeri 1 Kota Jambi yang diduga mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sate kini sudah membaik. Karena itu, pihak rumah sakit memperbolehkan mereka pulang.
Tim medis RSUD Raden Mattaher Jambi lebih dulu melakukan observasi kesehatan terhadap para pelajar pada Rabu (20/05).
Delapan Siswi Jalani Perawatan
Delapan siswi tersebut yakni Tania, Nadila, Diffa, Najwa, Miftahul Azhra, Vidian Putri, Syfa Prasmelani, dan Sri Nurintan.
Kabid Pelayanan Medik RSUD Raden Mattaher Andre Willia Putra mengatakan para pelajar datang dengan keluhan muntah-muntah.
Selain itu, dokter jaga langsung memeriksa kondisi mereka setibanya di rumah sakit.
“Mereka menjalani pemeriksaan dan observasi oleh dokter jaga,” ujar Andre, Kamis (21/05).
Pelajar Datang Secara Bertahap
Andre menjelaskan para siswi tidak datang bersamaan ke rumah sakit.
Awalnya, empat pelajar lebih dulu menjalani perawatan. Setelah itu, pelajar lain menyusul ke RSUD Raden Mattaher.
Sementara itu, pihak rumah sakit menerima para siswi sekitar pukul 13.30 WIB pada Rabu (20/05).
Rumah Sakit Telusuri Penyebab Keracunan
Andre mengatakan para siswi memiliki riwayat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Namun, setelah itu, para pelajar juga membeli dan menyantap sate di sekitar lingkungan sekolah.
Karena itu, pihak rumah sakit belum memastikan sumber pasti dugaan keracunan tersebut.
Kondisi Pelajar Berangsur Membaik
Setelah menjalani observasi medis, kondisi seluruh pelajar terus membaik.
Selanjutnya, pihak rumah sakit memperbolehkan seluruh siswi pulang untuk melanjutkan pemulihan di rumah. (dr*)








