Kim Yo Jong Kritik ASEAN, Trump Tunda Serangan ke Iran hingga Usulan Dwi Kewarganegaraan Indonesia Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menghadiri acara di Balai Agung Rakyat setelah parade militer yang menandai peringatan 80 tahun kemenangan atas Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II, di Beijing pada 3 September 2025.(JADE GAO)

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menghadiri acara di Balai Agung Rakyat setelah parade militer yang menandai peringatan 80 tahun kemenangan atas Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II, di Beijing pada 3 September 2025.(JADE GAO)

Jakarta, APGtimes.com – Pernyataan keras adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, terhadap ASEAN menjadi sorotan dunia. Ia mengecam seruan ASEAN yang kembali mendesak denuklirisasi Semenanjung Korea dan menilai sikap tersebut hanya mengikuti kepentingan Amerika Serikat (AS).

Komentar Kim Yo Jong muncul setelah ASEAN menyampaikan kekhawatiran atas pengembangan program nuklir Korea Utara dalam forum regional yang berlangsung pekan lalu.

Kim Yo Jong Sebut ASEAN Ikuti Narasi Amerika Serikat

Dalam pernyataannya, Kim Yo Jong menilai sikap ASEAN tidak mencerminkan independensi kawasan. Ia bahkan menyebut ASEAN bertindak layaknya penyampai kepentingan Amerika Serikat dengan terus mendorong denuklirisasi Semenanjung Korea.

Baca Juga :  Arab Saudi Resmi Buka Umrah 1448 H, Visa Mulai Terbit dan Jemaah Sudah Bisa Masuk Makkah

Menurut Kim Yo Jong, Korea Utara tidak akan mengubah kebijakan nuklirnya hanya karena tekanan dari negara lain maupun organisasi internasional.

Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan ketegangan diplomatik antara Korea Utara dan negara-negara yang mendukung upaya perlucutan senjata nuklir.

ASEAN Konsisten Dorong Denuklirisasi

Sebelumnya, ASEAN kembali menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Asia Timur. Dalam pertemuan tingkat regional, para pemimpin ASEAN menyerukan denuklirisasi Semenanjung Korea serta mengajak seluruh pihak menyelesaikan konflik melalui dialog damai.

Sikap itu sejalan dengan komitmen ASEAN yang selama ini mendukung penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menghormati hukum internasional.

Baca Juga :  Menteri UMKM Warning TikTok Shop dan Shopee Soal Kenaikan Biaya Seller

Ketegangan Korea Utara dan Dunia Kembali Meningkat

Hubungan Korea Utara dengan sejumlah negara kembali memanas dalam beberapa tahun terakhir akibat pengembangan program rudal balistik dan senjata nuklir.

Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan sejumlah negara lainnya terus mendesak Pyongyang menghentikan program tersebut. Namun, Korea Utara berulang kali menolak tekanan internasional dan tetap mempertahankan kebijakan pertahanannya.

Pernyataan terbaru Kim Yo Jong diperkirakan akan kembali memicu respons dari negara-negara anggota ASEAN maupun komunitas internasional yang selama ini mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia
Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri
Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS
Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia
Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu
Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja
Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang
Staf Trump Mulai Mundur Satu per Satu Jelang Pemilu Sela, Apa yang Terjadi?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Selasa, 8 September 2026 - 21:09 WIB

Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri

Selasa, 8 September 2026 - 18:09 WIB

Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS

Senin, 7 September 2026 - 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:09 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Samsung memajang Galaxy A08 di situs resminya di Serbia serta Bosnia dan Herzegovina. (Samsung)

Tekno & Sains

Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:09 WIB