Padang, APGtimes.com — Pemerintah terus mempercepat pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik di Sumatera Barat untuk menekan angka kecelakaan di jalur ekstrem penghubung Kota Padang dan Solok.
Proyek strategis nasional itu kini memasuki tahap penting karena proses pembebasan lahan hampir selesai dan pembangunan fisik terus bergerak.
Pengadaan Tanah Hampir Selesai
PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) mencatat progres pengadaan tanah proyek flyover sudah mencapai 99,58 persen hingga akhir April 2026.
Direktur PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik Michael AP Rumenser mengatakan dukungan masyarakat dan berbagai instansi membantu percepatan proses tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan masyarakat sekitar pemilik lahan,” ujar Michael.
Proyek Flyover Terus Bergerak
Selain menyelesaikan pembebasan lahan, PT Hutama Karya bersama PT HPSL terus mempercepat pembangunan konstruksi flyover.
Hingga April 2026, progres fisik proyek sudah mencapai 17,11 persen.
Saat ini, pekerja mengoperasikan alat berat dan mesin pancang untuk membangun pilar utama di kawasan perbukitan Sitinjau Lauik.
Manajemen proyek juga tetap optimistis pengerjaan berjalan sesuai target.
Sitinjau Lauik Jadi Jalur Rawan Kecelakaan
Pemerintah membangun flyover karena jalur Sitinjau Lauik menjadi salah satu ruas jalan paling ekstrem di Sumatera Barat.
Tanjakan curam dan tikungan tajam di kawasan itu sering memicu kecelakaan, terutama kendaraan berat yang mengalami rem blong.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kecelakaan fatal terjadi di jalur tersebut hingga menimbulkan korban jiwa.
Pemerintah Targetkan Operasi 2027
PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik menargetkan flyover mulai beroperasi pada akhir 2027 atau awal 2028.
Pemerintah berharap jalur layang tersebut mampu meningkatkan keselamatan pengendara sekaligus memperlancar arus transportasi di Sumatera Barat.
“Diharapkan akhir tahun 2027 atau awal 2028 flyover sudah selesai sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” kata Michael. (dr*)








