DPRD Jambi Dukung Kereta Api Batu Bara, Siap Bantu Penganggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menegaskan lembaga legislatif siap berdiri di barisan depan untuk menyukseskan program tersebut. Dukungan yang ditawarkan tidak sekadar restu politis, melainkan komitmen nyata dalam hal pemenuhan porsi penganggaran daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jika nantinya diperlukan.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menegaskan lembaga legislatif siap berdiri di barisan depan untuk menyukseskan program tersebut. Dukungan yang ditawarkan tidak sekadar restu politis, melainkan komitmen nyata dalam hal pemenuhan porsi penganggaran daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jika nantinya diperlukan.

Jambi, APGtimes.com — DPRD Provinsi Jambi mendukung rencana pembangunan jalur kereta api khusus batu bara yang digagas Pemerintah Provinsi Jambi. DPRD menilai proyek tersebut mampu mengatasi persoalan angkutan batu bara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz Fattah mengatakan pihaknya siap mendukung realisasi proyek tersebut. DPRD juga membuka peluang dukungan anggaran jika pemerintah memerlukannya pada tahap pelaksanaan.

Menurut Hafiz, jalur kereta api batu bara akan mempercepat distribusi hasil tambang dari wilayah hulu menuju pelabuhan. Selain itu, moda transportasi berbasis rel juga dapat meningkatkan efisiensi logistik.

“DPRD mendukung penuh rencana pembangunan kereta api batu bara. Kami siap membantu sesuai kewenangan yang kami miliki,” kata Hafiz.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris menjajaki pembangunan jalur kereta api tersebut bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Baca Juga :  Pacar Ibu di Padang Aniaya Balita hingga Luka Lebam dan Disiram Air Panas

Pemerintah pusat menyambut positif usulan itu. Kedua pihak kini terus membangun komunikasi untuk mematangkan rencana pembangunan.

Berdasarkan rencana awal, jalur kereta api akan menghubungkan kawasan tambang batu bara di Kabupaten Bungo dengan kawasan pelabuhan di Kabupaten Muaro Jambi.

Jalur itu akan melintasi Kabupaten Bungo, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batang Hari, dan Kabupaten Muaro Jambi.

Kereta api nantinya akan terhubung dengan kawasan Pelabuhan Talang Duku dan Kemingking. Jalur tersebut akan mempercepat arus distribusi batu bara menuju pelabuhan.

Hafiz menegaskan proyek kereta api tidak akan menghambat pembangunan jalan khusus batu bara yang saat ini masih berlangsung.

Menurut dia, jalan khusus dan jalur kereta api dapat berjalan bersamaan. Kedua moda transportasi itu dapat saling mendukung distribusi komoditas tambang.

Ia menilai banyak daerah penghasil tambang telah menerapkan sistem serupa. Sistem tersebut membuat distribusi logistik lebih lancar dan efisien.

Baca Juga :  Blackout Sumatera Picu Kekhawatiran, DPRD Jambi Minta PLN Siaga Penuh

Selain mempercepat distribusi batu bara, proyek ini juga berpotensi mengurangi kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Selama ini, aktivitas truk batu bara sering memicu kepadatan kendaraan dan keluhan masyarakat.

Karena itu, DPRD menilai pembangunan jalur kereta api dapat menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan transportasi tambang di Jambi.

Hafiz juga meyakini proyek tersebut mampu mengurangi gesekan sosial yang kerap muncul akibat aktivitas angkutan batu bara di jalan umum.

Di sisi lain, jalur kereta api dapat membuka akses ekonomi baru di sejumlah wilayah. Kehadiran infrastruktur tersebut juga berpotensi menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.

“Kereta api batu bara dapat memperkuat konektivitas logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jambi dalam jangka panjang,” ujarnya. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi
Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik
Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air
Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi
Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya
Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya
Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya

Berita Terbaru