Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh Resmi Berakhir, Pusako Kembali ke Umoh Gedeang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh

Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh

Sungai Penuh, APGtimes.com – Masyarakat adat Enam Luhah Sungai Penuh resmi menutup seluruh rangkaian Kenduri Sko Tahun 2026. Para ninik mamak mengakhiri pesta adat melalui tiga prosesi utama, yakni mengembalikan pusako ke Umoh Gedeang, menurunkan bendera Karamentang, dan mengantar anak laki-laki kepada tengganai dari pihak keluarga istri.

Rangkaian penutup tersebut sekaligus menjadi tanda berakhirnya Kenduri Sko yang berlangsung selama beberapa hari. Ribuan warga dan para perantau ikut memeriahkan tradisi adat tersebut.

Gelar Adat Jadi Awal Penutupan

Sebelum memasuki prosesi penutup, para pemangku adat lebih dahulu memberikan gelar adat kepada sejumlah penerima.

Mereka menyerahkan amanah agar para pemegang gelar menjaga marwah adat, membimbing anak kemenakan, serta memperkuat persatuan masyarakat.

Baca Juga :  Tokoh Adat Enam Luhah Siapkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin, Kenduri Sko Jadi Momen Bersejarah

Setelah itu, para ninik mamak membawa seluruh pusako menuju Umoh Gedeang. Mereka menyimpan kembali setiap pusako sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.

Prosesi berikutnya mengantar anak laki-laki kepada tengganai dari pihak keluarga istri. Tahapan tersebut melengkapi seluruh rangkaian Kenduri Sko Tahun 2026.

Bendera Karamentang Turun, Kenduri Sko Resmi Ditutup

Para ninik mamak kemudian menurunkan bendera Karamentang yang sebelumnya berkibar selama pesta adat berlangsung.

Bendera tersebut menjadi simbol pelaksanaan Kenduri Sko di setiap larik. Penurunannya menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan adat tahun ini.

Masyarakat yang menyaksikan prosesi itu kemudian saling berpamitan. Para tamu mulai meninggalkan kampung halaman setelah mengikuti seluruh tahapan adat.

Perantau Kembali Membawa Kenangan

Selama Kenduri Sko berlangsung, para perantau memanfaatkan kesempatan untuk pulang kampung. Mereka berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi, dan mengikuti berbagai kegiatan adat.

Baca Juga :  Mutasi Besar di Sungai Penuh, 56 Pejabat Dilantik Termasuk Camat dan Kepala Puskesmas

Masyarakat juga menikmati pertunjukan seni budaya yang berlangsung di setiap larik. Suasana penuh kebersamaan terasa sepanjang pelaksanaan Kenduri Sko.

Kini suasana kampung kembali tenang. Para perantau kembali ke daerah tempat mereka bekerja, sedangkan masyarakat melanjutkan aktivitas sehari-hari.

Bagi masyarakat Enam Luhah, Kenduri Sko bukan hanya tradisi adat. Perayaan ini menjadi momen mempererat hubungan keluarga, menjaga warisan leluhur, dan memperkuat kebersamaan antargenerasi.

Seluruh masyarakat menutup Kenduri Sko Tahun 2026 dengan doa dan rasa syukur. Mereka berharap tradisi tersebut tetap lestari dan kembali menghadirkan kebersamaan pada pelaksanaan Kenduri Sko berikutnya. (de)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli
Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh
Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO
Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci
CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemprov Jambi Ungkap Alasan Belum Buka Formasi
Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Janji Usut Dugaan Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi
Kodim Agam Bongkar Ladang Ganja di Perkebunan, Dua Kakak Beradik Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB