Menkeu Siapkan Skema Baru untuk KCIC, Purbaya Pastikan Tak Gunakan APBN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kantor Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Jakarta, Rabu (15/7/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kantor Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Jakarta, Rabu (15/7/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah menyiapkan skema khusus untuk menyelesaikan persoalan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Menurutnya, pemerintah tidak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam proses penyelesaian tersebut.

Purbaya menjelaskan pemerintah kini menyelesaikan tahapan administrasi sebelum mengalihkan penanganan KCIC dari Danantara kepada Kementerian Keuangan.

Ia mengatakan pemerintah sebenarnya sudah mengambil keputusan terkait pengalihan tersebut. Kini, pemerintah hanya perlu menuntaskan proses administrasi sebelum melaporkan perkembangan terbaru kepada Presiden.

Pemerintah Segera Alihkan Penanganan KCIC

Purbaya menjelaskan pemerintah akan mengalihkan pengelolaan KCIC dari Danantara kepada Kementerian Keuangan sesuai arahan Presiden.

Menurutnya, proses administrasi menjadi tahapan terakhir sebelum pengalihan tersebut berlangsung.

Baca Juga :  BEI Ubah Aturan IHSG, 80 Saham HSC dengan Bobot 18 Persen Bakal Tersingkir

Setelah seluruh dokumen selesai, pemerintah akan melaporkan hasilnya kepada Presiden sekaligus melanjutkan proses penanganan KCIC.

Menkeu Siapkan Skema di Luar APBN

Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan mengandalkan APBN untuk menangani persoalan KCIC.

Sebaliknya, Kementerian Keuangan telah menyiapkan sejumlah instrumen keuangan dan mekanisme lain yang dapat mendukung penyelesaian masalah tersebut.

Ia mengatakan pemerintah memiliki berbagai perangkat atau vehicle yang dapat membantu proses penanganan KCIC tanpa membebani anggaran negara secara langsung.

Namun, Purbaya belum menjelaskan secara rinci bentuk skema maupun instrumen yang akan digunakan.

Skema Pengelolaan Baru Masih Menunggu Pengalihan

Purbaya juga belum memastikan bentuk pengelolaan KCIC setelah proses pengalihan selesai.

Baca Juga :  Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas

Ia meminta publik menunggu hingga Kementerian Keuangan menerima kewenangan penuh untuk menangani perusahaan tersebut.

Menurutnya, pemerintah baru akan membahas model pengelolaan setelah seluruh proses administrasi selesai.

Bantah Isu KCIC Akan Menjadi BLU

Purbaya turut membantah kabar yang menyebut pemerintah akan mengubah KCIC menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Ia menegaskan pemerintah belum membahas skema tersebut.

Fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan proses pengalihan penanganan KCIC agar Kementerian Keuangan dapat segera mengambil langkah lanjutan.

Pemerintah berharap proses administrasi segera rampung sehingga penyelesaian persoalan KCIC dapat berjalan sesuai rencana tanpa menambah beban APBN. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laba RAJA Melonjak 82 Persen, Investor Incar Obligasi dan Sukuk Rp1,55 Triliun
Pemerintah Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Turunkan Bunga PNM Mekaar Jadi 8 Persen
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.158 per Dollar AS, Investor Menanti Data Ekonomi
Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba
7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup
Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen
Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima
Saham Intel Anjlok 28,58 Persen, Nilai Investasi Pemerintah AS Susut Rp217,8 Triliun
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:09 WIB

Laba RAJA Melonjak 82 Persen, Investor Incar Obligasi dan Sukuk Rp1,55 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 13:09 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.158 per Dollar AS, Investor Menanti Data Ekonomi

Senin, 2 November 2026 - 12:09 WIB

Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba

Minggu, 1 November 2026 - 12:04 WIB

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen

Berita Terbaru