Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (DBR)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (DBR)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak mengganggu koordinasi di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Purbaya menilai Pelaksana Tugas Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti telah lama mengikuti koordinasi di KSSK. Karena itu, ia memahami mekanisme kerja dan komunikasi antarlembaga.

“Ibu Destry bukan pemain baru. Beliau sudah lama mengikuti proses di KSSK,” kata Purbaya usai rapat KSSK di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga :  Ini Alasan warga Amerika Berbondong Jual Emas

Destry Miliki Pengalaman

Purbaya mengatakan pengalaman Destry di Bank Indonesia dan LPS menjadi modal penting selama masa transisi kepemimpinan di BI.

Ia meyakini Destry mampu menjaga kesinambungan kebijakan moneter. Selain itu, koordinasi di KSSK tetap berjalan seperti biasa.

Menurut Purbaya, Destry juga memahami berbagai kebijakan strategis di sektor keuangan. Pengalaman tersebut membuatnya siap menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI.

Pemerintah Jaga Stabilitas Pasar

Di sisi lain, Purbaya memastikan pemerintah telah mengantisipasi berbagai respons pasar setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp18.036 per Dollar AS, BI dan Pemerintah Perkuat Stabilitas

Pemerintah bersama seluruh anggota KSSK akan terus memperkuat koordinasi. Langkah itu bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Selain itu, pemerintah tetap menjalankan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kepercayaan investor.

Purbaya menegaskan pemerintah ingin menunjukkan kepada pelaku pasar bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tetap solid, mendukung pertumbuhan, menjaga stabilitas, serta ramah terhadap pasar.

Versi ini menurunkan jumlah kalimat panjang dan mengurangi kalimat pasif sehingga umumnya memenuhi rekomendasi Yoast SEO. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen pada 2029, Ini Strateginya
Rupiah Melemah ke Rp17.918 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Dunia Usaha
Suahasil Nazara Tegaskan Disiplin Fiskal dan Dorong Investasi Sawit
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak Arab Saudi, Diskon Arab Light Capai Harga Terendah Sejak 2020
Rupiah Menguat ke Rp17.898 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya
Kemenkeu Pangkas 30 Persen Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga
Penjualan Eceran Agustus 2026 Tumbuh 1,3 Persen, Ini Prediksi BI untuk September
Danantara Dukung KAI Impor KRL Bekas Jepang, Tapi Terbentur Aturan Usia 20 Tahun
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Prabowo Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen pada 2029, Ini Strateginya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.918 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Disiplin Fiskal dan Dorong Investasi Sawit

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak Arab Saudi, Diskon Arab Light Capai Harga Terendah Sejak 2020

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.898 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru