Demo 27 Agustus Bikin 2 Narasumber RUU Perampasan Aset Batal Datang ke DPR

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat menyampaikan laporan perkembangan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat menyampaikan laporan perkembangan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jakarta, APGtimes.com – Dua narasumber yang dijadwalkan memberikan pandangan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset batal menghadiri agenda pembahasan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan kedua narasumber memilih tidak datang karena khawatir dengan situasi keamanan di sekitar gedung parlemen yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.

Meski demikian, DPR memastikan pembahasan RUU Perampasan Aset tetap berjalan. Habiburokhman menyebut Komisi III telah mengundang puluhan narasumber untuk menggali berbagai pandangan sebelum menyusun draf aturan tersebut.

“Kita sudah membahas draf dan dalam merumuskan draf tersebut kita sudah memanggil 50 orang narasumber,” kata Habiburokhman dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Kamis.

Baca Juga :  500 Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Jalani Latihan Militer, Siap Jadi Agen Perubahan

Ia mengatakan dua narasumber sebenarnya sudah masuk dalam agenda pembahasan hari ini. Namun, keduanya mengurungkan kehadiran karena mempertimbangkan kondisi keamanan akibat demonstrasi.

Menurut Habiburokhman, Komisi III tetap akan melanjutkan proses pembahasan dan menyerap masukan dari berbagai pihak.

DPR Serap Aspirasi dari Berbagai Daerah

Selain mengundang narasumber, Komisi III juga melakukan kunjungan kerja ke tiga daerah. Anggota komisi turut menyerap aspirasi masyarakat melalui daerah pemilihan masing-masing.

Sebanyak 46 anggota Komisi III menjalankan kunjungan ke daerah pemilihan untuk mendapatkan masukan mengenai RUU Perampasan Aset.

Langkah tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan aturan yang mengatur mekanisme perampasan aset hasil tindak pidana.

Aparat Amankan Sejumlah Orang

Di tengah pembahasan RUU tersebut, aksi demonstrasi berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada Kamis.

Baca Juga :  Jadwal Kepulangan Jemaah Haji 2026, Haji Jambi Mulai Pulang 1 Juni

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniogo mengatakan aparat telah mengamankan sejumlah orang sejak Rabu malam.

Djamari menyebut polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang sebelum aksi berlangsung. Namun, pemerintah belum merinci identitas maupun jumlah orang yang diamankan.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan mencegah potensi kericuhan selama demonstrasi.

Aparat juga mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang menyusup ke tengah massa dan memicu gangguan keamanan.

Pemerintah berharap aksi tetap berjalan tertib sehingga peserta dapat menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu keamanan masyarakat maupun aktivitas di sekitar Gedung DPR. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
DPR Minta Pemerintah Verifikasi 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla
IM57+ Soroti DPR Tak Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi

Jumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB

ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

Jumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB

211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat

Kamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB

Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB