Kementerian P2MI Resmi Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Mukhtarudin dalam acara pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta pada Senin (18/5/2026). (DOK. Humas Kementerian P2MI)

Menteri P2MI Mukhtarudin dalam acara pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta pada Senin (18/5/2026). (DOK. Humas Kementerian P2MI)

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia resmi mencanangkan Gerakan Nasional Migran Aman di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Pemerintah menghadirkan gerakan tersebut untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI) secara terintegrasi, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga kembali ke Indonesia.

Sejumlah Pejabat Hadiri Pencanangan

Acara pencanangan berlangsung di Kantor Kementerian P2MI dan dihadiri sejumlah pejabat negara.

Mereka di antaranya Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, serta Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq.

Menteri P2MI Mukhtarudin juga hadir bersama Wakil Menteri P2MI Cristina Aryani, Dzulfikar Ahmad Tawalla, dan Sekretaris Jenderal Kementerian P2MI Dwiyono.

Baca Juga :  Pendaftaran Asta Mandala SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Targetkan 500.000 Pekerja Migran

Prabowo Ingatkan Bahaya Jalur Ilegal

Sebelum pencanangan dimulai, panitia memutar video arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelindungan pekerja migran.

Dalam video tersebut, Prabowo meminta masyarakat tidak tergiur jalur penempatan ilegal karena berisiko tinggi.

“Sekali lagi saya ingatkan, jangan mau ikut-ikut dalam kegiatan ilegal. Kalau menyelundup ke negara asing, risikonya negara tersebut akan bertindak,” ujar Prabowo.

Prabowo juga meminta masyarakat mewaspadai sindikat yang menawarkan janji pekerjaan palsu ke luar negeri.

Pemerintah Perkuat Perlindungan PMI

Mukhtarudin menjelaskan pembentukan Kementerian P2MI menjadi bagian dari transformasi besar pemerintah dalam memperkuat pelindungan PMI.

Baca Juga :  Nasib 1,6 Juta Guru Honorer Terancam, DPR Desak Prabowo Angkat Semua Jadi PNS

Sebelumnya, pemerintah hanya memiliki Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang berfungsi sebagai operator.

Kini, Kementerian P2MI menjalankan fungsi operator sekaligus regulator sesuai Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 90 Tahun 2024.

Mukhtarudin mengatakan Presiden Prabowo meminta kementeriannya meningkatkan kualitas pelindungan pekerja migran di seluruh tahapan.

PMI Disebut Pejuang Ekonomi Keluarga

Mukhtarudin menegaskan pekerja migran Indonesia memiliki peran besar bagi perekonomian keluarga dan negara.

Menurut dia, PMI bukan sekadar angka statistik, melainkan pejuang ekonomi yang rela bekerja jauh dari keluarga demi meningkatkan kesejahteraan hidup. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB