Maruli Simanjuntak Bantah Ada Instruksi TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jakarta, APGtimes.com — Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak membantah adanya instruksi langsung dari TNI terkait pembubaran acara nonton bareng film Pesta Babi karya Dandhy Laksono.

Maruli menegaskan pemerintah daerah mengambil keputusan tersebut demi menjaga keamanan wilayah dan mencegah potensi keributan.

“Pembubaran itu keputusan pemerintah daerah untuk keamanan wilayah. Tidak ada instruksi langsung,” kata Maruli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/05).

Maruli Sebut Pemda Punya Wewenang

Maruli menjelaskan pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menjaga situasi keamanan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, aparat daerah melakukan koordinasi untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban saat pemutaran film berlangsung.

“Pemda punya koordinasi dan mereka berwenang mengamankan wilayah,” ujarnya.

Baca Juga :  Rp18,9 Triliun Cair untuk 546 Daerah, PPPK Tak Boleh Dirumahkan

Maruli juga menilai isi film Pesta Babi belum tentu sepenuhnya benar.

Namun, dia menepis anggapan bahwa TNI antikritik karena ikut hadir dalam pembubaran acara nobar tersebut.

Soroti Pendanaan Produksi Film

Dalam keterangannya, Maruli juga menyinggung pihak yang memproduksi film Pesta Babi.

Dia mempertanyakan sumber pendanaan produksi film tersebut karena menurutnya pembuatan film membutuhkan biaya besar.

“Orang sampai membuat video, terbang sini terbang sana, tentu orang berduit,” kata Maruli.

Meski begitu, dia tetap menegaskan setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk melalui karya film.

TNI Klaim Banyak Bantu Warga Papua

Maruli juga menegaskan TNI selama ini aktif membantu masyarakat Papua, terutama di wilayah yang masih kekurangan fasilitas dasar.

Baca Juga :  Aturan Bagasi KAI Terbaru: Maksimal 20 Kg, Lebih dari Itu Kena Biaya

Menurutnya, banyak daerah di Papua yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih dan pendidikan.

“Kami justru banyak hadir membantu masyarakat di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat gabungan membubarkan acara nobar film Pesta Babi di Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/05) malam.

Ketua HMI Cabang Sumbawa Barat, Indra Dwi Herfiansyah, mengatakan aparat gabungan dari Intel Kodim 1628/KSB, Satpol PP, dan perangkat lingkungan membubarkan kegiatan tersebut.

Menurut Indra, pihaknya sempat berencana menggelar nobar di sebuah sekolah swasta. Namun, penolakan membuat acara dipindahkan ke sekretariat HMI sebelum akhirnya aparat kembali membubarkan kegiatan itu. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB