California, APGtimes.com – Belden, permukiman kecil di Feather River Canyon, California Utara, Amerika Serikat, kini masuk pasar dengan harga 4,75 juta dollar AS atau sekitar Rp 84 miliar.
Kawasan ini hanya dihuni sekitar 15 orang. Belden juga bukan kota resmi. Namun, kawasan tersebut memiliki sejarah panjang sejak era California Gold Rush.
Pemilik Belden, Ivan Coffman, 87 tahun, membeli kawasan itu pada 1989. Setelah mengelolanya selama puluhan tahun, Coffman kini menawarkan Belden kepada calon pembeli.
Properti tersebut mencakup sejumlah fasilitas. Di antaranya resort, lodge dua lantai, restoran, bar, toko umum, garasi, bangunan sekolah, dan beberapa kabin penginapan.
Selain itu, area penjualan mencakup sekitar empat acre lahan dengan akses langsung menuju Sungai Feather.
Penemuan Emas Mengubah Hidup Coffman
Coffman pertama kali mengunjungi Belden pada 1970. Saat itu, ia mengambil cuti selama sepekan dari pekerjaannya sebagai tukang batu.
Banjir besar kemudian mengubah aliran sungai di kawasan tersebut. Arus banjir membawa endapan kerikil ke pertemuan Yellow Creek dan Sungai Feather.
Di lokasi itu, Coffman menemukan banyak bongkahan emas. Dalam satu perjalanan, ia mengaku berhasil mengumpulkan sekitar 50 ons emas.
Penemuan tersebut mengubah rencana hidup Coffman. Ia memperpanjang masa tinggalnya di Belden dan akhirnya meninggalkan pekerjaannya sebagai tukang batu.
Setelah itu, Coffman menekuni berbagai usaha. Ia menjalankan bisnis pembuatan perhiasan, pinjaman pribadi, hingga real estat.
Pernah Jadi Kamp Pertambangan Emas
Sejarah Belden berawal dari California Gold Rush. Pada masa itu, kawasan tersebut berkembang sebagai kamp pertambangan emas.
Jumlah penduduk Belden bahkan pernah mencapai sekitar 1.000 orang. Namun, aktivitas pertambangan kemudian menurun dan mengubah kehidupan masyarakat setempat.
Belden selanjutnya berkembang sebagai kawasan penebangan kayu dan perkeretaapian. Setelah itu, sektor wisata dan kegiatan memancing mulai mengambil peran dalam perekonomian kawasan.
Pembangunan sejumlah bendungan di sepanjang Sungai Feather pada pertengahan abad ke-20 turut mengubah kondisi lingkungan. Perubahan tersebut berdampak pada populasi ikan dan ekonomi Belden.
Coffman Bangun Kembali Belden
Saat Coffman membeli Belden pada 1989, banyak bangunan lama sudah mengalami kerusakan akibat kebakaran pada 1970-an.
Coffman kemudian membangun kembali kawasan tersebut. Ia mengubah Belden menjadi tempat persinggahan wisatawan dan berbagai pengunjung.
Sejak itu, Belden menarik wisatawan, pendaki Pacific Crest Trail, serta pengendara sepeda motor. Kawasan tersebut juga berkembang sebagai lokasi berbagai kegiatan wisata.
Kini, setelah lebih dari tiga dekade dikelola Coffman, Belden kembali menjadi perhatian karena masuk pasar dengan harga 4,75 juta dollar AS.
Dengan harga tersebut, pembeli tidak hanya mendapatkan lahan. Paket penjualan juga mencakup berbagai fasilitas yang membentuk kawasan Belden sebagai permukiman sekaligus destinasi wisata. (de*)








