Prabowo Perintahkan Bea Cukai Perketat Balpres, Selat Malaka Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bea Cukai sekaligus eks Tim Mawar Djaka Budhi Utama saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Dirjen Bea Cukai sekaligus eks Tim Mawar Djaka Budhi Utama saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperketat pengawasan terhadap penyelundupan barang ilegal. Pakaian bekas impor atau balpres juga masuk dalam sasaran pengawasan.

Prabowo menyampaikan arahan tersebut kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budhi Utama saat bertemu di Istana Kepresidenan, Selasa (22/9/2026).

Djaka mengatakan Prabowo meminta Bea Cukai memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir. Petugas juga akan menindak penyelundupan barang ilegal serta barang yang dilarang, termasuk narkoba dan balpres.

Balpres Dinilai Ganggu Industri Garmen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah memberi perhatian terhadap masuknya pakaian bekas dari luar negeri.

Baca Juga :  KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Bea Cukai, Fakta Baru Persidangan Jadi Sorotan

Menurut Airlangga, impor pakaian secara ilegal dalam bentuk balpres mengganggu produsen garmen dalam negeri. Karena itu, pemerintah meminta Bea Cukai segera melakukan penertiban.

Airlangga menyampaikan arahan tersebut setelah mengikuti rapat di Istana Jakarta pada Selasa (22/9/2026).

Bea Cukai Perkuat Pengawasan Perbatasan

Djaka mengatakan Bea Cukai akan memperkuat pengawasan di jalur perbatasan dan kawasan pesisir. Langkah itu mencakup penambahan peralatan serta penguatan satuan tugas.

Selat Malaka menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian Bea Cukai. Djaka menyebut pihaknya memiliki lebih dari 100 kapal di pangkalan sarana operasi sepanjang kawasan tersebut.

Baca Juga :  5 Mahasiswa Gugat Pasal Santet dalam KUHP Baru ke MK, Ini yang Dipersoalkan

Bea Cukai akan mengoptimalkan kapal-kapal tersebut untuk mendukung pengawasan. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan ketersediaan anggaran.

Pengawasan Balpres Jadi Perhatian

Pemerintah sebelumnya telah melakukan penindakan terhadap berbagai barang impor ilegal. Pakaian bekas menjadi salah satu komoditas yang masuk dalam pengawasan Bea Cukai.

Pengetatan pengawasan bertujuan mencegah barang ilegal masuk melalui jalur perbatasan dan pesisir. Pemerintah juga ingin menjaga industri garmen dalam negeri dari tekanan akibat peredaran pakaian impor ilegal.

Djaka menegaskan Bea Cukai akan menindak barang yang masuk secara ilegal. Selain balpres, petugas juga akan memperkuat pengawasan terhadap narkoba dan barang lain yang dilarang pemerintah. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UU Reforma Agraria Resmi Berlaku, DPR Soroti Cara Negara Koreksi Kebijakan Agraria
28.626 Manajer Kopdes Merah Putih Segera Ditempatkan, Gaji dan Tunjangan Sudah Ditetapkan
Rafale Prancis dan TNI AU Jalani Latihan Bersama di Halim, Ini Misi Pegase 2026
TNI Siapkan 5 Kodam Baru, Ini Lima Wilayah yang Masuk Rencana Pembentukan
Bawa Mandat PBB, 638 Prajurit TNI Bertolak ke Kongo untuk Lindungi Warga Sipil
Banjir Bandang Solok Dipicu Hujan 94 Mm, Satu Korban Masih Dicari
Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA akibat Karhutla, 40.363 Menyerang Balita
Kemenhub Punya 407 Asesor untuk 45.209 Perusahaan Angkutan Umum, Keselamatan Jadi Sorotan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Perintahkan Bea Cukai Perketat Balpres, Selat Malaka Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 20:09 WIB

UU Reforma Agraria Resmi Berlaku, DPR Soroti Cara Negara Koreksi Kebijakan Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 19:09 WIB

28.626 Manajer Kopdes Merah Putih Segera Ditempatkan, Gaji dan Tunjangan Sudah Ditetapkan

Rabu, 23 September 2026 - 18:09 WIB

Rafale Prancis dan TNI AU Jalani Latihan Bersama di Halim, Ini Misi Pegase 2026

Rabu, 23 September 2026 - 17:09 WIB

TNI Siapkan 5 Kodam Baru, Ini Lima Wilayah yang Masuk Rencana Pembentukan

Berita Terbaru