Pejabat Bea Cukai Akui Pertama Kali Kenal Pemilik Blueray Cargo pada 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea-Cukai Orlando Hamonangan dan saksi lainnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea-Cukai Orlando Hamonangan dan saksi lainnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Jakarta, APGtimes.com — Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Orlando Hamonangan mengaku pertama kali mengenal pemilik Blueray Cargo John Field pada Juli 2025.

Orlando atau Ocoy menyampaikan pengakuan itu saat memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta Timur, Rabu (20/05).

Orlando Ceritakan Pertemuan dengan John Field

Ocoy mengatakan seorang perempuan bernama Tuti memperkenalkannya kepada John Field.

Menurut dia, Tuti membawa John setelah bertemu dengan pejabat Bea Cukai lainnya.

“Bu Tuti mengenalkan ‘ini Bapak John, pemilik Blueray’,” kata Ocoy di persidangan.

Baca Juga :  DPR Minta KPK Ajukan Rp 5 Triliun, Setyo Budiyanto Langsung Menolak

Ocoy mengaku pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam.

John Field Bahas Informasi Eksternal

Dalam pertemuan itu, John membahas adanya informasi dan atensi dari pihak eksternal terkait aktivitas impor barang.

Ocoy mengatakan John meminta Bea Cukai memberi kabar apabila muncul laporan atau tuduhan dari pihak luar.

“Kalau ada yang menjelek-jelekkan namanya, tolong diinformasikan,” ujar Ocoy menirukan pernyataan John.

Ocoy Sebut Ada Laporan Barang KW

Ocoy juga mengungkap adanya laporan terkait dugaan barang palsu atau barang KW.

Baca Juga :  Maraton Penggeledahan KPK di Bengkulu, Uang Rp4 Miliar Ditemukan di Rumah Kadis PUPR

Dia mengatakan sebuah LSM pernah melaporkan dugaan impor barang KW ke Bea Cukai.

Setelah menerima laporan itu, Ocoy langsung melaporkan informasi tersebut kepada atasannya, Sisprian Subiaksono.

KPK Jerat Enam Tersangka

Sebelumnya, KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan penerimaan uang dan barang mewah di lingkungan Ditjen Bea Cukai.

Selain Orlando Hamonangan, KPK juga menjerat Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai periode 2024-2026 Rizal serta Sisprian Subiaksono. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp 972,8 Juta Disita Polisi dari Kasus Emas Tambang Ilegal di Riau
Terungkap! Jaringan Emas Ilegal Diduga Olah 30 Kg Sehari, Nilainya Hampir Rp3 Triliun
Dua Penambang PETI di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi, Alat Dompeng Disita
Maraton Penggeledahan KPK di Bengkulu, Uang Rp4 Miliar Ditemukan di Rumah Kadis PUPR
Pria Curi Rp5.000 di Surabaya Divonis 4 Bulan Penjara, Keluarga Bayar Ganti Rugi Rp1 Juta
Ayah dan Anak Asal Purworejo Jadi Tersangka Kasus Bupati Pemalang, Ini Peran yang Diungkap KPK
Karyawan Swasta Diduga Retas 260 Website Sekolah hingga Pemerintah, Akses Dijual di Telegram
KPK Tetapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Tersangka, OTT Sita Uang Rp2 Miliar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Rp 972,8 Juta Disita Polisi dari Kasus Emas Tambang Ilegal di Riau

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Terungkap! Jaringan Emas Ilegal Diduga Olah 30 Kg Sehari, Nilainya Hampir Rp3 Triliun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Dua Penambang PETI di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi, Alat Dompeng Disita

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Maraton Penggeledahan KPK di Bengkulu, Uang Rp4 Miliar Ditemukan di Rumah Kadis PUPR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Pria Curi Rp5.000 di Surabaya Divonis 4 Bulan Penjara, Keluarga Bayar Ganti Rugi Rp1 Juta

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB