Wamenhaj Klaim Pelaksanaan Haji 2026 Lebih Baik, Kartu Nusuk dan Kloter Jemaah Tertata

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pemerintah memberi kebebasan kepada jemaah memilih lokasi pemotongan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing, Jumat (15/05/2026)(KOMPAS.com/JACK ROBBY DAMARJATI)

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pemerintah memberi kebebasan kepada jemaah memilih lokasi pemotongan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing, Jumat (15/05/2026)(KOMPAS.com/JACK ROBBY DAMARJATI)

Jeddah, APGtimes.com — Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengklaim pelaksanaan ibadah haji 2026 mengalami sejumlah perbaikan penting, terutama dalam penataan kloter keberangkatan jemaah.

Menurut Dahnil, pemerintah berhasil mengurangi persoalan jemaah yang terpisah dari mahram atau anggota keluarga saat keberangkatan menuju Arab Saudi.

“Sampai hari ini kami tidak menemukan perpisahan mahram saat keberangkatan,” kata Dahnil di Jeddah, Senin (18/05) waktu Arab Saudi.

Distribusi Kartu Nusuk Lebih Cepat

Dahnil juga menyoroti distribusi Kartu Nusuk yang kini berjalan lebih cepat dibanding musim haji sebelumnya.

Dia mengatakan petugas haji telah menyerahkan sebagian besar Kartu Nusuk kepada jemaah sejak masih berada di Indonesia.

“Kalaupun ada jemaah yang belum menerima kartu, petugas langsung menyerahkan kartu saat ketibaan dan tidak perlu menunggu berminggu-minggu,” ujarnya.

Baca Juga :  BGN Sebut Dana Program MBG Capai Rp1 Triliun per Hari, Gerakkan Ekonomi Warga

Kartu Nusuk menjadi dokumen penting bagi jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Layanan Konsumsi dan Transportasi Meningkat

Dahnil memastikan layanan konsumsi bagi jemaah di dalam negeri berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Menurutnya, petugas tidak menemukan kasus keracunan makanan maupun kekurangan porsi konsumsi selama proses keberangkatan haji berlangsung.

“Isu konsumsi dalam negeri berjalan baik. Tidak ada keracunan dan tidak ada makanan yang kurang gramasi,” katanya.

Dia juga memuji peningkatan layanan transportasi udara, khususnya ketepatan waktu penerbangan atau on time performance (OTP).

Menurut Dahnil, maskapai Garuda Indonesia mencatat OTP hingga 98 persen pada musim haji tahun ini. Angka itu meningkat dibanding tahun lalu yang berada di kisaran 80 persen.

Baca Juga :  Trump Batalkan Serangan Baru ke Iran Usai Dibujuk Negara Teluk, Negosiasi Berlangsung

Pemerintah Awasi Ketat Kesehatan Jemaah

Meski berbagai layanan mengalami peningkatan, Dahnil menegaskan pemerintah tetap fokus mengawasi kesehatan jemaah.

Dia mengatakan pemerintah akan memantau kondisi kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci, termasuk risiko demensia dan penyakit menular.

“Tahun ini pengawasan kesehatan sudah sangat ketat, tetapi masih ada pekerjaan rumah yang perlu kami perbaiki,” ujar Dahnil.

Sebelumnya, Tim Amirul Hajj Indonesia mulai tiba di Arab Saudi untuk memastikan pelayanan jemaah berjalan lancar sekaligus menjalankan misi diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

Dahnil memimpin tim pertama yang tiba di Arab Saudi. Menteri Haji dan Umrah RI Mohammad Irfan Yusuf akan memimpin tim kedua, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar memimpin tim berikutnya. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belanja Subsidi dan Kompensasi Tembus Rp153,1 Triliun hingga April 2026
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
Komisi X DPR Dorong Kemendikdasmen Benahi Pengelolaan Guru di Daerah
Maruli Simanjuntak Bantah Ada Instruksi TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi
Viral di Medsos, Sapi 1,1 Ton dari Padang Terpilih Jadi Kurban Presiden
Eks Ketua BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara Ada di BPK
Pemerintah Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tak Tambah Defisit APBN
Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Ombudsman soal Izin Tambang Andesit di Padang Pariaman
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:09 WIB

Belanja Subsidi dan Kompensasi Tembus Rp153,1 Triliun hingga April 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:08 WIB

PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:09 WIB

Komisi X DPR Dorong Kemendikdasmen Benahi Pengelolaan Guru di Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:09 WIB

Viral di Medsos, Sapi 1,1 Ton dari Padang Terpilih Jadi Kurban Presiden

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:08 WIB

Eks Ketua BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara Ada di BPK

Berita Terbaru