ISPU Sungai Penuh Naik Jadi 73,58, Kualitas Udara Masih Kategori Sedang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi daerah yang terdampak kabut asap

ilustrasi daerah yang terdampak kabut asap

Sungai Penuh, APGtimes.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh mencatat kenaikan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pemantauan 17–18 September 2026.

Hasil pemantauan UPTD Laboratorium DLH selama 24 jam menunjukkan ISPU berada di angka 73,58. Angka itu naik dari pemantauan sebelumnya yang mencapai 67,21.

Meski meningkat, ISPU Kota Sungai Penuh masih berada dalam kategori Sedang.

TSP Capai 108,52 µg/Nm³

Selain ISPU, pemantauan DLH mencatat konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP) sebesar 108,52 µg/Nm³.

Sementara itu, kadar PM2,5 mencapai 34,32 µg/Nm³. Kedua parameter tersebut menjadi bagian dari data pemantauan kualitas udara yang dilakukan laboratorium DLH.

Baca Juga :  ASN Sungai Penuh Terlibat Jaringan Sabu Sumbar-Jambi, Polres Kerinci Sita 41 Paket Narkoba

Kenaikan ISPU dari 67,21 menjadi 73,58 membuat kondisi udara perlu mendapat perhatian. Masyarakat tetap perlu mengikuti perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi DLH.

Kualitas Udara Masih Kategori Sedang

DLH menjelaskan, kategori Sedang berarti kualitas udara masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Namun, kelompok sensitif tetap perlu memperhatikan aktivitas di luar ruangan. Kelompok tersebut sebaiknya mengurangi aktivitas jika kondisi udara memburuk atau muncul gangguan akibat paparan polutan.

Karena itu, masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas berdasarkan kondisi udara harian. Warga juga perlu mengikuti informasi terbaru dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terkait Kasus Meninggalnya Brigadir Eko

ISPU Naik, Warga Diminta Tetap Waspada

Kenaikan ISPU tidak berarti seluruh warga harus menghentikan aktivitas. Akan tetapi, perubahan angka tersebut menunjukkan pentingnya pemantauan secara berkala.

DLH Kota Sungai Penuh terus memantau kondisi udara untuk mengetahui perubahannya dari waktu ke waktu.

Untuk periode 17–18 September 2026, hasil pemantauan mencatat ISPU 73,58, TSP 108,52 µg/Nm³, dan PM2,5 34,32 µg/Nm³. Saat ini, kualitas udara Kota Sungai Penuh masih berada pada kategori Sedang. (nil*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Gandeng Polda Sumut Berantas Narkoba, Siapkan Usulan Perda Khusus
Kabut Asap Masih Pekat, Siswa Padang Panjang Kembali Belajar di Rumah
Kabut Asap Ganggu Bandara Pekanbaru, 12 Penerbangan Tertunda
Polda Jambi Tangani 18 Kasus Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka hingga Oktober 2026
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor
Titik Panas Sumsel Naik Jadi 1.917, ISPU Palembang Tembus Kategori Berbahaya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Masih Macet akibat Longsor, Kendaraan Menumpuk
Banjir dan Longsor Terjang Pesisir Selatan, Ribuan Data Terdampak dan Jalan Nasional Tergenang
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Bobby Nasution Gandeng Polda Sumut Berantas Narkoba, Siapkan Usulan Perda Khusus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Siswa Padang Panjang Kembali Belajar di Rumah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Kabut Asap Ganggu Bandara Pekanbaru, 12 Penerbangan Tertunda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Polda Jambi Tangani 18 Kasus Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka hingga Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor

Berita Terbaru