127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa MTsN 1 Pariaman menyisakan kekhawatiran mendalam bagi orang tua korban. (Rahmat Panji (Kompas.com))

Kasus keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa MTsN 1 Pariaman menyisakan kekhawatiran mendalam bagi orang tua korban. (Rahmat Panji (Kompas.com))

Pariaman, APGtimes.com – Pemerintah Kota Pariaman menanggung lebih dulu biaya pengobatan 127 siswa yang mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan pihak yayasan biasanya membayar biaya pengobatan siswa. Namun, kali ini Pemkot Pariaman mengambil langkah cepat agar para siswa segera mendapat perawatan.

“Pembiayaan anak-anak itu biasanya ditampung oleh yayasan, tapi sekarang kita mengambil tindakan dulu dari Pemerintah Kota Pariaman. Yang penting bagaimana anak yang kena keracunan, penyelamatan yang penting. Yang kena keracunan itu kita obati dulu,” kata Yota di RS M Djamil Padang, Jumat (18/9/2026).

Yota juga membenarkan bahwa Pemkot Pariaman menalangi biaya pengobatan para siswa.

“Iya, ditalangi,” ujarnya.

Dua Siswa Masih Jalani Perawatan

Dari 127 siswa, dua siswi sempat mengalami kondisi yang lebih serius. Tim medis kemudian merujuk keduanya ke RS M Djamil Padang.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Trafo PLN Terbakar di Pariaman, Tabrak 3 Kendaraan dan Picu Kepanikan

Keduanya sempat masuk ruang ICU setelah mengalami mual dan sakit perut. Kini, kondisi mereka berangsur membaik.

Yota menjelaskan, tim medis sudah memindahkan kedua siswi dari ICU ke ruang rawat inap.

“Kemarin memang dibawa ke ruangan ICU, tapi sekarang sudah ke ruangan rawat inap,” kata Yota.

Sebelumnya, kondisi kedua siswi menurun pada malam hari. Karena itu, tim medis memutuskan membawa mereka ke RS M Djamil Padang untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

“Alhamdulillah sudah membaik. Jadi mungkin satu hari atau dua hari ini sudah bisa pulang kembali. Kita berdoa semoga kesehatan beliau semakin baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Agam, BKSDA Bergerak Cepat

Sementara itu, Yota menyebut kondisi siswa lainnya aman. Pemerintah bersama pihak terkait juga terus memantau perkembangan kesehatan mereka.

Pemkot Masih Tunggu Hasil Laboratorium

Pemkot Pariaman belum mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui faktor yang memicu gangguan kesehatan para siswa.

Yota mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah bakteri tertentu memicu kejadian tersebut atau ada faktor lain.

Karena itu, pemerintah tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab sebelum hasil laboratorium keluar.

Selain memastikan pengobatan, Pemkot Pariaman terus memantau kondisi para siswa. Pemerintah juga menunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan langkah selanjutnya terkait dugaan keracunan setelah konsumsi menu MBG. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Gandeng Polda Sumut Berantas Narkoba, Siapkan Usulan Perda Khusus
Kabut Asap Masih Pekat, Siswa Padang Panjang Kembali Belajar di Rumah
Kabut Asap Ganggu Bandara Pekanbaru, 12 Penerbangan Tertunda
Polda Jambi Tangani 18 Kasus Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka hingga Oktober 2026
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor
Titik Panas Sumsel Naik Jadi 1.917, ISPU Palembang Tembus Kategori Berbahaya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Masih Macet akibat Longsor, Kendaraan Menumpuk
Banjir dan Longsor Terjang Pesisir Selatan, Ribuan Data Terdampak dan Jalan Nasional Tergenang
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Bobby Nasution Gandeng Polda Sumut Berantas Narkoba, Siapkan Usulan Perda Khusus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Siswa Padang Panjang Kembali Belajar di Rumah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Kabut Asap Ganggu Bandara Pekanbaru, 12 Penerbangan Tertunda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Polda Jambi Tangani 18 Kasus Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka hingga Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Pengendara Diminta Waspada Longsor

Berita Terbaru