Menkomdigi: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid diacara Indonesia.go.id Menyapa Medan: Gass Pol Tolak Judol di Medan Amplas, Rabu (13/5/26).(Dokumentasi Pemko Medan)

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid diacara Indonesia.go.id Menyapa Medan: Gass Pol Tolak Judol di Medan Amplas, Rabu (13/5/26).(Dokumentasi Pemko Medan)

Jakarta, APGtimes.com — Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200.000 anak Indonesia telah terpapar judi online atau judol.

Bahkan, sekitar 80.000 anak di bawah usia 10 tahun ikut terpapar praktik judi online.

“Hampir 200.000 anak Indonesia telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80.000 anak di bawah 10 tahun,” ujar Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Medan, Kamis (14/5).

Meutya Sebut Judi Online Jadi Ancaman Serius

Meutya menilai angka tersebut menjadi alarm serius bagi masa depan generasi muda di tengah perkembangan media digital.

Menurutnya, judi online tidak hanya merusak kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga memicu berbagai persoalan sosial.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Trafo PLN Terbakar di Pariaman, Tabrak 3 Kendaraan dan Picu Kepanikan

“Judi online bukan sekadar hiburan digital. Praktik ini bisa merusak ekonomi keluarga, memicu kekerasan rumah tangga, memecah hubungan sosial, dan menghancurkan masa depan anak-anak,” kata Meutya.

Selain itu, Meutya juga menyoroti banyak perempuan yang menjadi korban tidak langsung akibat anggota keluarga terjerat judi online.

Menurut dia, banyak keluarga kehilangan penopang ekonomi hingga mengalami keretakan rumah tangga akibat praktik tersebut.

“Kami mendengar banyak cerita pilu dari masyarakat. Ini bukan hanya soal uang, tetapi kehancuran masa depan anak dan ketenangan keluarga,” ujarnya.

Pemerintah Ajak Masyarakat Lawan Judi Online

Meutya menegaskan sistem judi online membuat pemain hampir selalu mengalami kerugian dalam jangka panjang.

Baca Juga :  DPR Siapkan Aturan Baru, Komdigi Bakal Lebih Kuat Berantas Akun Judi Online

Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengedukasi lingkungan sekitar terkait bahaya judi online.

“Kita semua harus menjadi garda edukasi, saling mengingatkan, serta melindungi keluarga dan anak-anak dari maraknya praktik ilegal ini,” ujar Meutya.

Ia juga menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup hanya melalui pemblokiran akses, takedown, maupun penegakan hukum.

Menurutnya, pemerintah perlu melibatkan masyarakat sebagai benteng utama pencegahan judi online.

“Kita tidak hanya menutup akses atau melakukan takedown. Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat dari dalam keluarga dan komunitas,” tuturnya. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB