Surabaya, APGtimes.com – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim resmi menutup operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi setelah seluruh jemaah Indonesia kembali ke Tanah Air. Ia menandai penutupan itu dengan sujud syukur di Asrama Haji Surabaya, Rabu (1/7/2026).
Irfan mengambil keputusan tersebut setelah menerima laporan bahwa Debarkasi Makassar telah memulangkan kelompok terbang terakhir.
“Operasional haji di seluruh Indonesia saya nyatakan selesai. Selanjutnya kami akan mempersiapkan penyelenggaraan haji tahun 2027,” ujar Irfan.
Setelah menyampaikan pernyataan itu, Irfan langsung melakukan sujud syukur. Ia kemudian menyerahkan rompi petugas debarkasi kepada Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Fentin Istifa’iyah.
Pemerintah Langsung Siapkan Haji 2027
Kementerian Haji dan Umrah langsung menyusun persiapan musim haji berikutnya.
Irfan mengatakan pemerintah akan menggelar evaluasi penyelenggaraan haji mulai 4 Juli 2026 selama tiga hari.
Tim evaluasi akan membahas proses istitha’ah atau kelayakan kesehatan calon jemaah.
Selain itu, pemerintah juga akan meninjau pelayanan saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Menurut Irfan, pemerintah akan memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan di Mina karena kawasan tersebut memiliki kapasitas yang terbatas.
Angka Kematian Jemaah Menurun
Kementerian Haji mencatat 367 jemaah dan seorang petugas meninggal dunia selama musim haji 2026.
Sementara itu, 60 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Irfan menyebut jumlah kematian jemaah tahun ini turun sekitar 20,6 persen dibandingkan musim haji sebelumnya.
Meski demikian, pemerintah tetap berupaya meningkatkan pelayanan agar angka tersebut kembali menurun pada musim haji mendatang.
Debarkasi Surabaya Layani Puluhan Ribu Jemaah
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam mengatakan pihaknya memulangkan 43.895 jemaah ke Indonesia.
Jumlah tersebut berasal dari sekitar 44 ribu jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Surabaya.
Selain itu, 78 jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, enam jemaah meninggal setelah tiba di debarkasi, dan satu jemaah meninggal di embarkasi.
Sebanyak 17 jemaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Anam menilai penyelenggaraan haji tahun ini menunjukkan hasil yang lebih baik karena jumlah jemaah yang meninggal lebih rendah dibandingkan musim haji sebelumnya. (ys*)









