KAI Sumbar Tutup Seluruh 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Perjalanan Kereta Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre II Sumbar Tuntaskan Program Nasional Penutupan 35 Perlintasan Liar()

Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Divre II Sumbar Tuntaskan Program Nasional Penutupan 35 Perlintasan Liar()

Padang, APGtimes.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menuntaskan program penutupan 35 perlintasan liar yang menjadi target nasional di wilayah operasionalnya. Program tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi pengguna jalan.

Pada Selasa (30/6/2026), KAI menutup dua perlintasan liar terakhir di KM 53+9/0 petak jalan Stasiun Pauh Kambar–Kurai Taji dan KM 1+1/2 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Pauh Lima.

Dengan langkah itu, KAI berhasil menyelesaikan seluruh target penutupan perlintasan liar di Sumatera Barat.

KAI Perkuat Keselamatan

KAI menjalankan program ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018.

Baca Juga :  Disdik Sulsel Ungkap Alasan Evaluasi 326 Kepala Sekolah Terkait Dana BOS

Perlintasan liar tidak memiliki izin resmi.

Selain itu, lokasi tersebut juga tidak menyediakan palang pintu, rambu keselamatan, maupun petugas penjaga.

Akibatnya, pengguna jalan menghadapi risiko kecelakaan yang lebih tinggi saat melintasi jalur kereta api.

Karena itu, KAI terus mengurangi jumlah perlintasan liar di berbagai daerah.

Kolaborasi Percepat Penutupan

KAI menggandeng Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Bappeda, serta aparat keamanan untuk mempercepat penutupan perlintasan liar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan seluruh pihak berhasil menyelesaikan target sesuai jadwal.

Baca Juga :  Longsor Tutup Jalur Padang–Bukittinggi, Lembah Anai Lumpuh Total

Menurutnya, kerja sama tersebut memperkuat upaya meningkatkan keselamatan transportasi kereta api.

Sepanjang 2026, KAI menutup 28 perlintasan liar.

Sementara itu, KAI lebih dulu menutup tujuh titik lainnya pada tahun sebelumnya.

KAI Ajak Warga Dukung Keselamatan

KAI mengimbau masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan liar yang telah ditutup.

Selain itu, KAI juga meminta masyarakat menghindari aktivitas di sekitar jalur rel kereta api.

Selanjutnya, pengguna jalan harus mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang.

Dengan demikian, masyarakat dapat membantu menciptakan perjalanan kereta api yang lebih aman, nyaman, dan andal di Sumatera Barat. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB