Arab Saudi Resmi Buka Umrah 1448 H, Visa Mulai Terbit dan Jemaah Sudah Bisa Masuk Makkah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat muslim tengah berada di Masjidil Haram untuk berdoa dengan sebagian akan menjalankan prosesi tawaf umroh, yakni ritual mengelilingi Kabah sebanyak 7 kali putaran berlawanan arah jarum jam pada Kamis (20/11/2025). (KOMPAS.com/IRAWAN SAPTO ADHI)

Umat muslim tengah berada di Masjidil Haram untuk berdoa dengan sebagian akan menjalankan prosesi tawaf umroh, yakni ritual mengelilingi Kabah sebanyak 7 kali putaran berlawanan arah jarum jam pada Kamis (20/11/2025). (KOMPAS.com/IRAWAN SAPTO ADHI)

Makkah, APGtimes.com — Arab Saudi resmi membuka kembali musim umrah 1448 Hijriah dengan mulai menerbitkan visa umrah bagi jemaah internasional sejak Minggu (31/5/2026).

Keputusan tersebut menandai berakhirnya masa penghentian sementara layanan umrah yang sebelumnya diberlakukan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan penerbitan visa umrah mulai berlaku pada 14 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 31 Mei 2026.

Sementara itu, jemaah umrah dari berbagai negara sudah dapat memasuki Kota Makkah dan mengajukan izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk mulai Senin (1/6/2026).

Arab Saudi Tetapkan Jadwal Musim Umrah 1448 H

Kementerian Haji dan Umrah juga merilis kalender resmi musim umrah 1448 Hijriah.

Berdasarkan jadwal tersebut, pemerintah Arab Saudi akan menerbitkan visa umrah hingga 1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027.

Selanjutnya, Arab Saudi menetapkan 15 Syawal 1448 H atau 23 Maret 2027 sebagai batas akhir kedatangan jemaah umrah dari luar negeri.

Baca Juga :  29 Negara Bagian AS Gugat Meta, Facebook dan Instagram Disorot soal Anak

Pemerintah juga mewajibkan seluruh jemaah meninggalkan Arab Saudi paling lambat pada 30 Syawal 1448 H atau 7 April 2027.

Kementerian Haji dan Umrah meminta seluruh agen perjalanan dan penyedia layanan umrah mematuhi jadwal yang telah ditetapkan.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kualitas pelayanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah sepanjang musim umrah.

Haji 2026 Berjalan Lancar dan Aman

Arab Saudi membuka kembali layanan umrah setelah hampir menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji 2026.

Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sekaligus Ketua Komite Tertinggi Haji, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, menyatakan penyelenggaraan haji tahun ini berlangsung aman dan tertib.

Menurutnya, seluruh instansi terkait berhasil menjaga keamanan serta kenyamanan jutaan jemaah selama menjalankan ibadah.

Baca Juga :  Timwas DPR Ingatkan Risiko Perjalanan Jemaah Haji dari Muzdalifah ke Mina

Ia juga menegaskan tidak ada insiden besar yang mengganggu pelaksanaan haji maupun membahayakan keselamatan jemaah.

Lebih dari 1,7 Juta Jemaah Tunaikan Haji

Data resmi pemerintah Arab Saudi mencatat sebanyak 1.707.301 jemaah menunaikan ibadah haji pada musim 2026.

Pemerintah Arab Saudi mengklaim seluruh jemaah memperoleh pelayanan dengan standar tinggi selama berada di Tanah Suci.

Selain itu, otoritas setempat juga tidak menemukan kasus epidemi maupun karantina yang mengganggu pelaksanaan ibadah.

Pangeran Abdulaziz mengapresiasi aparat keamanan, petugas lapangan, serta seluruh lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Ia menilai koordinasi antarlembaga, dukungan teknologi, dan sistem pemantauan terpadu membantu Arab Saudi mengelola ibadah haji secara efektif.

Di sisi lain, pemerintah Arab Saudi juga mulai mempersiapkan penyelenggaraan haji 2027 sambil menjalankan musim umrah 1448 Hijriah yang baru saja dibuka. (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mekkah, Jeddah, dan Taif Dapat Alarm Serangan, Arab Saudi Langsung Cabut Peringatan
12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia
Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri
Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS
Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia
Banjir Bandang Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Pemerintah Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu
Timor Leste Jadi Pusat Scam Baru? Kemenlu RI Temukan Jejak Eks Pekerja Kamboja
Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

Mekkah, Jeddah, dan Taif Dapat Alarm Serangan, Arab Saudi Langsung Cabut Peringatan

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

12 Negara Paling Aman untuk Traveling Pertama Kali 2026, Malaysia Jauh di Atas Indonesia

Selasa, 8 September 2026 - 21:09 WIB

Museum Renoir di Perancis Dibobol, 4 Karya Seni Senilai Rp 176 Miliar Dicuri

Selasa, 8 September 2026 - 18:09 WIB

Hassan Rouhani Minta Rakyat Iran Tentukan Kelanjutan Perang dengan AS

Senin, 7 September 2026 - 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Indonesia Lumpuhkan Aktivitas Warga Serian Malaysia

Berita Terbaru