Wamenhaj Minta Petugas Kesehatan Haji di Madinah Siaga Hadapi Jemaah Gelombang Kedua

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia merancang terobosan baru dengan menduplikasi sistem dompet digital (e-wallet) ala Pemerintah Arab Saudi.(Media Center Haji 2026)

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia merancang terobosan baru dengan menduplikasi sistem dompet digital (e-wallet) ala Pemerintah Arab Saudi.(Media Center Haji 2026)

Madinah, APGtimes.com — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta petugas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah.

Dahnil menyampaikan pesan tersebut saat meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, banyak jemaah akan tiba dalam kondisi lelah setelah menjalani rangkaian ibadah di Mekkah dan Armuzna.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas memperkuat pemantauan kesehatan jemaah sejak awal kedatangan.

Minta Petugas Aktif Pantau Jemaah

Dahnil menegaskan petugas kesehatan tidak boleh hanya menunggu jemaah datang ke klinik.

Sebaliknya, petugas harus aktif memantau kondisi jemaah di sektor-sektor pemondokan.

Ia juga meminta tim kesehatan memperkuat koordinasi agar setiap jemaah yang membutuhkan bantuan bisa segera memperoleh pelayanan.

Baca Juga :  DPR Desak Kemenhaj Tekan Biaya Haji 2027, Jemaah Berpotensi Bayar Rp42 Juta

Menurut Dahnil, pemantauan aktif sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan jemaah lebih cepat.

Terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Petugas harus siaga dan aktif. Jangan hanya menunggu laporan dari jemaah,” ujar Dahnil.

Cek Kesiapan Obat dan Fasilitas

Dalam kunjungan tersebut, Dahnil juga memeriksa kesiapan layanan kesehatan di KKHI Madinah.

Ia mengecek ketersediaan obat-obatan dan perlengkapan medis yang dibutuhkan jemaah.

Selain itu, ia memastikan distribusi kebutuhan kesehatan ke berbagai sektor berjalan lancar.

Menurutnya, layanan kesehatan harus hadir dengan cepat dan responsif.

Petugas juga harus mampu menjangkau jemaah yang membutuhkan bantuan medis.

Baca Juga :  Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

“Kami ingin seluruh jemaah mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan baik,” katanya.

Apresiasi Petugas Kesehatan Haji

Dahnil turut menyampaikan apresiasi kepada petugas kesehatan yang terus bertugas selama operasional haji berlangsung.

Ia menilai petugas kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga kondisi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga kesehatan dan stamina selama menjalankan tugas.

Menurut Dahnil, kondisi fisik petugas akan memengaruhi kualitas pelayanan yang diterima jemaah.

Kementerian Haji dan Umrah menjadikan layanan kesehatan sebagai salah satu fokus utama pada fase pasca-Armuzna.

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalani aktivitas di Madinah dengan aman, sehat, dan nyaman. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB