Sungai Penuh, APGTimes.com–Jumat pagi itu (5/6) suasana di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sungai Penuh terlihat berbeda. Sejumlah pelajar SMA datang dengan wajah ceria. Mereka menerima Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Kartu itu menandai langkah baru mereka sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban penuh.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyerahkan langsung KTP pemula kepada siswa berusia 17 tahun. Momen itu memberi pengalaman berharga bagi para pelajar yang untuk pertama kalinya memegang identitas kependudukan resmi.
Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. KTP-el membuka akses masyarakat ke berbagai layanan publik. Warga menggunakan KTP untuk mengurus pendidikan, layanan kesehatan, perbankan, dan berbagai kebutuhan administrasi pemerintahan.
Alfin menegaskan Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pelayanan publik yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah juga mempercepat perekaman data serta penerbitan KTP bagi generasi muda yang memasuki usia wajib KTP.
Menurut Alfin, kepemilikan KTP sejak dini membantu pelajar mengurus berbagai keperluan administrasi tanpa hambatan birokrasi. Karena itu, pemerintah terus mendorong warga yang sudah memenuhi syarat untuk segera merekam data kependudukan.
Disdukcapil Kota Sungai Penuh terus melahirkan berbagai inovasi pelayanan. Langkah tersebut memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara cepat, praktis, dan efisien.
Para siswa mengaku puas dengan pelayanan Disdukcapil. Petugas melayani proses pengurusan secara cepat dan ramah. Para pelajar kini memanfaatkan identitas resmi itu untuk berbagai kebutuhan administrasi.
Masyarakat juga mengapresiasi kinerja Disdukcapil Kota Sungai Penuh. Layanan yang cepat dan responsif membantu warga mengurus KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, serta dokumen kependudukan lainnya.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Meri Sumarni, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
Menurut Meri, pelayanan bukan sekadar menyelesaikan berkas. Disdukcapil menempatkan kepuasan masyarakat sebagai tujuan utama.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tujuan akhirnya adalah kepuasan masyarakat. Ketika warga merasakan manfaat pelayanan kami dan menyelesaikan urusannya dengan cepat, kami menganggapnya sebagai sebuah keberhasilan,” ujar Meri Sumarni.
Ia menegaskan Disdukcapil akan terus menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan ramah. Dengan cara itu, masyarakat bisa mengurus seluruh kebutuhan administrasi kependudukan secara nyaman dan efisien. (ms)









