Jakarta, APGtimes.com – Brigif 1 Marinir Cilandak kembali memeriksa kesehatan seluruh calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebelum mereka mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Tim pelatih mengambil langkah tersebut untuk memastikan setiap peserta memiliki kondisi fisik yang memadai selama menjalani pelatihan.
Tim Pelatih Periksa Kondisi Peserta
Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP/KNMP Brigif 1 Marinir, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menjelaskan BPSDM lebih dulu menyeleksi seluruh peserta.
Selanjutnya, tim pelatih kembali memeriksa tekanan darah, kondisi fisik, dan riwayat kesehatan setiap peserta.
Langkah itu bertujuan mengurangi risiko gangguan kesehatan selama pelatihan berlangsung.
Peserta dengan Riwayat Penyakit Dipantau
Tim kesehatan langsung mendata peserta yang memiliki riwayat penyakit kronis, seperti asma, hipertensi, patah tulang, maupun tuberkulosis yang telah sembuh.
Setelah itu, tim pelatih menempatkan peserta tersebut pada kelompok yang lebih mudah dipantau.
Selain itu, tim juga mengarahkan mereka mengikuti materi di dalam kelas tanpa menjalani latihan fisik berat.
Marinir Siagakan Tim Medis
Brigif 1 Marinir menyiagakan ambulans, dokter, dan tenaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Peserta yang mengalami keluhan kesehatan harus melapor kepada komandan peleton. Selanjutnya, komandan akan meneruskan laporan tersebut kepada komandan kompi dan batalyon.
Jika tim medis di lokasi membutuhkan penanganan lanjutan, petugas akan membawa peserta ke Rumah Sakit Marinir Cilandak.
Keselamatan Peserta Jadi Prioritas
Tim pelatih memperketat pemeriksaan kesehatan setelah muncul kabar meninggalnya beberapa calon manajer Kopdes Merah Putih saat mengikuti pelatihan di lokasi lain.
Karena itu, Brigif 1 Marinir terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi peserta sejak hari pertama pelatihan.
Melalui pemeriksaan yang lebih ketat, tim pelatih berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan Latsarmil dengan aman, sehat, dan lancar. (aw*)









