Jakarta, APGtimes.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah segera mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi muncul mulai Juli hingga Oktober 2026.
Tito mengingatkan pemerintah daerah agar segera menyiapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta krisis air bersih.
Tito Minta Kepala Daerah Bergerak Cepat
Tito meminta gubernur, bupati, dan wali kota segera menggelar rapat bersama BPBD, dinas pertanian, dinas pengairan, dan instansi terkait.
Selain itu, ia mendorong gubernur mengoordinasikan langkah antisipasi bersama para bupati dan wali kota.
Agar penanganan lebih cepat dan tepat, pemerintah daerah perlu memanfaatkan data BMKG dan BNPB.
Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa
Tito juga meminta pemerintah daerah menggandeng Forkopimda, TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan pemerintah desa.
Melalui kerja sama lintas instansi, daerah dapat mempercepat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Begitu menemukan titik api, petugas harus segera bergerak agar kebakaran tidak meluas.
BMKG Prediksi El Nino Mulai Juli
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan El Nino berpotensi muncul pada Juli hingga Oktober 2026.
Akibat fenomena tersebut, musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang dengan curah hujan yang lebih sedikit.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, Sumatera bagian selatan, dan Papua bagian selatan.
BNPB Minta Daerah Siapkan Antisipasi
Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan sudah muncul di Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Sampai akhir Juni 2026, petugas masih mampu mengendalikan seluruh kejadian tersebut.
Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu segera mencari sumber air, menggali sumur, membangun jaringan pipa, dan mempercepat pemadaman ketika muncul titik api.
Langkah tersebut akan membantu daerah menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Apabila api masih berukuran kecil, petugas akan lebih mudah menguasai situasi dan mencegah kebakaran meluas. (dr*)









