Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas Setelah Kalahkan Inggris

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Argentina, Giovani Lo Celso, memperlihatkan spanduk bertuliskan dalam bahasa Spanyol, Malvinas (Kepulauan Falkland) adalah milik Argentina, setelah memenangkan pertandingan semifinal Piala Dunia sepak bola 2026 antara Inggris vsArgentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.(AFP/THOMAS COEX)

Pemain Argentina, Giovani Lo Celso, memperlihatkan spanduk bertuliskan dalam bahasa Spanyol, Malvinas (Kepulauan Falkland) adalah milik Argentina, setelah memenangkan pertandingan semifinal Piala Dunia sepak bola 2026 antara Inggris vsArgentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.(AFP/THOMAS COEX)

Atlanta, APGtimes.com – Timnas Argentina menghadapi potensi sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) setelah para pemain membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” atau “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina” seusai mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026.

Selebrasi tersebut berlangsung setelah Argentina membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Inggris di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Rabu (15/7/2026). Kemenangan itu sekaligus membawa La Albiceleste melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

Namun, aksi para pemain langsung memicu perhatian karena FIFA melarang penggunaan simbol maupun pesan politik dalam pertandingan resmi.

FIFA Larang Pesan Politik di Lapangan

Aturan FIFA dan International Football Association Board (IFAB) melarang pemain membawa atau menampilkan slogan, simbol, maupun gambar yang mengandung pesan politik, agama, atau kepentingan pribadi selama pertandingan.

Larangan tersebut juga mencakup pakaian, atribut, maupun perlengkapan lain yang digunakan pemain.

Baca Juga :  Persib Bandung Juara Super League 2025/2026, Cetak Hattrick Gelar Beruntun

Karena itu, FIFA memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi apabila menemukan pelanggaran terhadap aturan tersebut.

Hingga kini, FIFA belum menyampaikan sikap resmi mengenai kemungkinan hukuman terhadap Argentina.

Argentina Pernah Kena Denda karena Kasus Serupa

Kontroversi mengenai spanduk Malvinas bukan kali pertama melibatkan Timnas Argentina.

Pada 2014, FIFA menjatuhkan denda kepada Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) setelah para pemain mengangkat spanduk dengan tulisan yang sama menjelang pertandingan persahabatan melawan Slovenia.

Saat itu, FIFA menilai aksi tersebut melanggar aturan disiplin karena membawa pesan politik ke dalam pertandingan sepak bola.

Kasus tersebut kini kembali menjadi sorotan setelah Argentina mengulang aksi serupa di Piala Dunia 2026.

Sengketa Malvinas Masih Jadi Isu Sensitif

Kepulauan Falkland atau Malvinas masih menjadi sumber sengketa antara Inggris dan Argentina.

Baca Juga :  Harga Jay Idzes Melonjak, Kapten Timnas Indonesia Kini Masuk Elite Bek Asia

Argentina terus mengklaim kepulauan tersebut sebagai bagian dari wilayahnya, sedangkan Inggris tetap mempertahankan kedaulatan atas wilayah itu.

Perselisihan kedua negara memuncak pada 1982 ketika Inggris dan Argentina terlibat perang selama 74 hari.

Hingga sekarang, isu Malvinas masih menjadi persoalan yang sangat sensitif dalam hubungan diplomatik kedua negara.

Scaloni Sempat Minta Sepak Bola Terpisah dari Politik

Menjelang semifinal, pelatih Argentina Lionel Scaloni mengajak semua pihak memisahkan sepak bola dari persoalan politik.

Ia menilai laga melawan Inggris hanya sebatas pertandingan olahraga dan tidak boleh dikaitkan dengan konflik sejarah.

Namun, setelah pertandingan berakhir, para pemain tetap mengangkat spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” saat merayakan kemenangan.

Aksi tersebut memicu perdebatan di berbagai negara dan membuka peluang bagi FIFA untuk melakukan penyelidikan sebelum menentukan langkah disipliner terhadap Timnas Argentina. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Buka Camping Ground di Sirkuit Mandalika, Tampung 150 Orang
Alex Marquez Nilai Aspal Mandalika Lebih Baik, Marc Soroti Keunggulan Aprilia
PBSI Bagikan Bonus Rp4,5 Miliar, Ini Rincian Apresiasi untuk Para Juara Asian Games 2026
Marc Marquez Ingin Akhiri Rekor Buruk di Mandalika, Target Utamanya Finis
Prabowo Ungkap Bonus Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir yang Atur
Rahasia Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Ungkap Strategi John Herdman
Gianni Infantino Temui Prabowo di Istana Jelang Final Indonesia vs Thailand
Manchester City Terbukti Bersalah atas 115 Tuduhan, Ini Pelanggaran Finansialnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pertamina Buka Camping Ground di Sirkuit Mandalika, Tampung 150 Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Alex Marquez Nilai Aspal Mandalika Lebih Baik, Marc Soroti Keunggulan Aprilia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:09 WIB

PBSI Bagikan Bonus Rp4,5 Miliar, Ini Rincian Apresiasi untuk Para Juara Asian Games 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Marc Marquez Ingin Akhiri Rekor Buruk di Mandalika, Target Utamanya Finis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Ungkap Bonus Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir yang Atur

Berita Terbaru