Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Janji Usut Dugaan Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAPRES RI Gibran Rakabuming Raka dicegat mahasiswa saat di RM AC Andoenk, Kota Baru, Kota Jambi.

WAPRES RI Gibran Rakabuming Raka dicegat mahasiswa saat di RM AC Andoenk, Kota Baru, Kota Jambi.

Jambi, APGtimes.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima aspirasi mahasiswa tentang aktivitas stockpile batu bara di sekitar Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi saat berkunjung ke Jambi, Kamis (16/7/2026).

Gibran menerima surat tersebut ketika singgah untuk makan siang di Rumah Makan AC Andoenk, Jalan Jenderal Basuki Rahmad, Kota Jambi.

Seorang mahasiswa bernama Adjie Permana dari Gerakan Mahasiswa Pagar Budaya (GEMA PB) menghampiri Wakil Presiden dan menyerahkan surat aspirasi secara langsung.

Adjie meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk melindungi kawasan Candi Muaro Jambi dari aktivitas stockpile batu bara.

Mahasiswa Soroti Aktivitas Stockpile Batu Bara

Adjie menjelaskan aktivitas stockpile batu bara masih berlangsung di Desa Niaso dan Desa Kemingking, Kabupaten Muaro Jambi.

Ia mengatakan jumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut terus bertambah.

Menurut Adjie, Presiden ke-7 RI Joko Widodo pernah meminta seluruh pihak melestarikan kawasan Candi Muaro Jambi saat berkunjung pada 2022.

Baca Juga :  Blackout Sumatera Picu Kekhawatiran, DPRD Jambi Minta PLN Siaga Penuh

Namun, ia menilai pemerintah daerah dan aparat belum menjalankan arahan tersebut secara maksimal.

Karena itu, GEMA PB meminta pemerintah pusat turun tangan agar kawasan cagar budaya mendapat perlindungan.

Gibran Respons Laporan Mahasiswa

Gibran langsung menanyakan kondisi di lapangan setelah mendengar penjelasan mahasiswa.

Ia ingin memastikan apakah aktivitas stockpile batu bara masih berlangsung.

Adjie menjawab kegiatan tersebut masih berjalan hingga sekarang.

Ia juga menyampaikan jumlah perusahaan di sekitar kawasan terus meningkat.

Setelah mendengar penjelasan itu, Gibran menerima surat aspirasi dari mahasiswa.

Selanjutnya, ia menyatakan akan meminta Gubernur Jambi mengusut persoalan tersebut hingga tuntas.

GEMA PB Desak Perlindungan Candi Muaro Jambi

Dalam suratnya, GEMA PB menyebut kawasan Candi Muaro Jambi masih menghadapi tekanan dari aktivitas stockpile batu bara.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kepung DPRD Jambi, Tuntut Penyelesaian 5.506 Sertifikat Tanah Zona Merah Pertamina

Organisasi itu juga menyoroti keberadaan stockpile, pelabuhan sungai, dan aktivitas pendukung lainnya di sekitar kawasan.

Menurut GEMA PB, kondisi tersebut bertentangan dengan semangat pelestarian cagar budaya.

Mereka juga meminta pemerintah menegakkan aturan yang mengatur perlindungan kawasan cagar budaya.

Candi Muaro Jambi Masuk Daftar Tentatif UNESCO

Candi Muaro Jambi merupakan salah satu kompleks percandian terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 259/M/2013.

UNESCO juga memasukkan Candi Muaro Jambi ke dalam daftar tentatif Warisan Dunia sejak 2009.

Status tersebut menunjukkan kawasan ini memiliki nilai sejarah, budaya, dan pendidikan yang penting.

Karena itu, banyak pihak berharap pemerintah terus menjaga kelestarian Candi Muaro Jambi agar generasi mendatang tetap dapat menikmati warisan budaya tersebut. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli
Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh
Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO
Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci
CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemprov Jambi Ungkap Alasan Belum Buka Formasi
Kodim Agam Bongkar Ladang Ganja di Perkebunan, Dua Kakak Beradik Diamankan
Polisi Selidiki Dugaan Ledakan di MAN 3 Padang, Tim Gegana Turun ke Lokasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB