Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga dari tiga desa di Kerinci, Sabtu (18/7/2026), menggelar aksi menuntut PT Kerinci Merangin Hidro membayar ganti rugi lahan dan kerugian akibat pembangunan proyek PLTA. 


Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Tanah Ditimbun Proyek PLTA, Ratusan Warga Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi.

Ratusan warga dari tiga desa di Kerinci, Sabtu (18/7/2026), menggelar aksi menuntut PT Kerinci Merangin Hidro membayar ganti rugi lahan dan kerugian akibat pembangunan proyek PLTA. Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Tanah Ditimbun Proyek PLTA, Ratusan Warga Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi.

Kerinci, APGtimes.com – Ratusan warga dari Desa Pulau Pandan, Karang Pandan, dan Pengasi menggelar aksi damai untuk menuntut PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) segera membayarkan ganti rugi lahan serta kerugian yang mereka klaim timbul akibat pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Sabtu (18/7/2026).

Aksi tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta menyampaikan tuntutan melalui orasi dan membentangkan sejumlah spanduk di lokasi aksi.

Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan

Perwakilan warga menyatakan proyek PLTA telah menggunakan dan menimbun lahan yang mereka klaim sebagai tanah milik Depati Biang Sari.

Menurut mereka, penimbunan sungai sepanjang sekitar 100 meter turut mengubah alur pintu sungai ke sisi lain kawasan tersebut.

Baca Juga :  Terungkap! PNS Sungai Penuh Diduga Jadi Penempel Sabu Jaringan Sumbar

Karena itu, masyarakat meminta perusahaan segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi atas lahan yang terdampak.

Minta Ganti Rugi Dampak Proyek

Selain persoalan lahan, warga juga meminta PT Kerinci Merangin Hidro memberikan kompensasi atas berbagai dampak yang muncul selama proses pembangunan proyek PLTA.

Mereka menilai hingga kini belum ada penyelesaian yang memberikan kepastian terhadap hak-hak masyarakat terdampak.

Oleh sebab itu, warga berharap perusahaan segera memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Diminta Turun Tangan

Dalam aksi tersebut, masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci memfasilitasi penyelesaian sengketa antara warga dan pihak perusahaan.

Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Malam Penutupan Seni Budaya Kenduhei Sko 6 Luhah Sungai Penuh

Warga berharap pemerintah dapat mempertemukan kedua belah pihak agar persoalan tidak berlarut-larut dan menghasilkan solusi yang adil.

Menurut mereka, penyelesaian melalui dialog menjadi langkah penting untuk menghindari konflik yang lebih besar.

Warga Tegaskan Akan Terus Perjuangkan Hak

Salah seorang Depati yang ikut dalam aksi menegaskan masyarakat hanya menuntut hak atas lahan yang telah digunakan dalam pembangunan proyek.

Ia menyatakan warga akan terus memperjuangkan tuntutan tersebut apabila belum memperoleh penyelesaian yang memadai.

Selama aksi berlangsung, peserta mengenakan pakaian serba putih untuk laki-laki dan pakaian berwarna kuning untuk perempuan sebagai simbol kebersamaan.

Setelah menyampaikan seluruh aspirasi, massa membubarkan diri secara tertib. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli
Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh
Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO
CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemprov Jambi Ungkap Alasan Belum Buka Formasi
Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Janji Usut Dugaan Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi
Kodim Agam Bongkar Ladang Ganja di Perkebunan, Dua Kakak Beradik Diamankan
Polisi Selidiki Dugaan Ledakan di MAN 3 Padang, Tim Gegana Turun ke Lokasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB