Puan Minta Pemerintah Dukung Atlet Indonesia dari Pembinaan hingga Setelah Pensiun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sebuah kesempatan.(DOK. Istimewa)

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sebuah kesempatan.(DOK. Istimewa)

Jakarta, APGtimes.com – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberi dukungan kepada atlet Indonesia secara menyeluruh. Menurut Puan, dukungan negara tidak boleh berhenti setelah atlet meraih medali dan berdiri di podium.

Puan menyampaikan hal itu saat memberikan dukungan kepada kontingen Indonesia yang berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Ia meminta pemerintah memastikan seluruh kebutuhan atlet terpenuhi selama kompetisi.

“Dukungan kepada atlet tidak boleh hanya hadir ketika mereka berdiri di podium. Negara harus menyertai perjalanan mereka sejak pembinaan, masa kompetisi, pemulihan cedera, sampai memperoleh kepastian pendidikan dan karier setelah tidak lagi bertanding,” kata Puan, Selasa (22/9/2026).

Puan Soroti Masa Depan Atlet

Puan menilai atlet perlu fokus menghadapi pertandingan tanpa memikirkan persoalan dukungan maupun masa depan setelah pensiun dari kompetisi.

Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi secara tepat waktu dan adil. Selain itu, pemerintah perlu memastikan keberlanjutan dukungan setelah atlet menyelesaikan kariernya.

Baca Juga :  Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo

Menurut Puan, prestasi atlet membawa nama Indonesia dalam kompetisi internasional. Negara, lanjut dia, perlu memastikan perjuangan tersebut mendapat dukungan yang berkelanjutan.

Kesehatan Atlet Jadi Perhatian

Puan juga mengingatkan pemerintah agar memperhatikan keselamatan dan kesehatan atlet selama Asian Games berlangsung.

Selain kesehatan fisik, kesiapan mental atlet juga perlu menjadi perhatian. Dengan begitu, atlet dapat menjalani kompetisi tanpa menghadapi tekanan tambahan di luar pertandingan.

Puan kemudian meminta pemerintah menjadikan hasil Asian Games 2026 sebagai bahan untuk memperkuat pembinaan olahraga nasional.

Cabang olahraga yang berhasil meraih medali, menurut dia, perlu mendapat pembinaan berkelanjutan. Sementara itu, cabang yang belum mencapai target perlu memperoleh evaluasi dan dukungan untuk memperbaiki prestasi.

“Cabang yang berhasil meraih medali perlu dijaga kesinambungan regenerasinya, sedangkan cabang yang belum mencapai sasaran harus memperoleh evaluasi dan dukungan yang membangun, bukan penilaian yang mematahkan semangat atlet,” ujar Puan.

Baca Juga :  Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Palsu Saat Dipamerkan di Sidang, Begini Reaksinya

Indonesia Raih Tujuh Medali

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Kompetisi tersebut berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya.

Berdasarkan klasemen yang dikutip dalam laporan tersebut pada Selasa (22/9) pagi, Indonesia mengoleksi satu medali perak dan enam medali perunggu.

Medali tersebut berasal dari sejumlah cabang olahraga, termasuk teqball, wushu, soft tenis, karate, dan mixed martial arts.

Sementara itu, Puan memastikan DPR akan terus mendorong kebijakan yang memperkuat pembinaan atlet dan ekosistem olahraga nasional.

“Pengawasan akan diarahkan agar dukungan Negara benar-benar sampai kepada atlet dan menghasilkan pembinaan yang berkesinambungan,” kata Puan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isma Yatun Kembali Pimpin BPK, Budi Prijono Resmi Jadi Wakil Ketua
Tujuh Senjata Api Disita Usai Kontak Tembak TNI dan OPM di Yahukimo
Tambang Emas Ilegal Rusak 119 Hektare Hutan TNKS, Satgas PKH Buru Jaringan Pemodal
Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan soal Dugaan Penyadapan Prabowo, Kuasa Hukum Pastikan Kooperatif
Biaya Dapur MBG Dipangkas Jadi Rp 3.000 per Porsi, BGN Tegaskan Gaji Pengawas Aman
PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu Mulai Januari 2027, Ini Daftar Profesinya
11 Dubes Negara Sahabat Temui Prabowo di Istana, Ada Perwakilan Jepang hingga Vatikan
BGN Ungkap Jumlah Relawan SPPG untuk Program MBG, Dapur 3.000 Porsi Butuh 47 Orang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:09 WIB

Isma Yatun Kembali Pimpin BPK, Budi Prijono Resmi Jadi Wakil Ketua

Sabtu, 7 November 2026 - 17:09 WIB

Tambang Emas Ilegal Rusak 119 Hektare Hutan TNKS, Satgas PKH Buru Jaringan Pemodal

Sabtu, 7 November 2026 - 15:09 WIB

Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan soal Dugaan Penyadapan Prabowo, Kuasa Hukum Pastikan Kooperatif

Sabtu, 7 November 2026 - 14:09 WIB

Biaya Dapur MBG Dipangkas Jadi Rp 3.000 per Porsi, BGN Tegaskan Gaji Pengawas Aman

Sabtu, 7 November 2026 - 11:09 WIB

PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu Mulai Januari 2027, Ini Daftar Profesinya

Berita Terbaru