Pemerintah Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Turunkan Bunga PNM Mekaar Jadi 8 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Maman Ungkap Biang Kerok Banyak UMKM Terjerat Pinjol Ilegal
© Bisnis.com

Menteri Maman Ungkap Biang Kerok Banyak UMKM Terjerat Pinjol Ilegal © Bisnis.com

Jakarta, APGtimes.com — Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,6 triliun untuk memberikan subsidi bunga Program Pembiayaan PNM Mekaar hingga akhir Desember 2026.

Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan penurunan biaya pinjaman bagi perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, pemerintah masih menghitung jumlah nasabah yang bisa menerima fasilitas tersebut. Perhitungan itu mempertimbangkan anggaran yang tersedia dan waktu pelaksanaan yang tersisa.

“Untuk sampai akhir Desember sudah disiapkan kurang lebih sekitar Rp2,6 triliun. Nanti akan kita hitung kembali, berdasarkan keterbatasan waktu yang tinggal dua bulan ini, bisa mencakup berapa nasabah,” kata Maman di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Bunga PNM Mekaar Turun Menjadi 8 Persen

Program Pembiayaan PNM Mekaar atau Kredit Perempuan Prasejahtera (KPPS) menyasar perempuan dari keluarga berpendapatan rendah. Program ini membantu nasabah yang sudah memiliki usaha maupun yang ingin merintis usaha mikro dan ultra mikro.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun Serentak, Antam Kembali di Bawah Rp2,8 Juta per Gram

Melalui skema baru, pemerintah menetapkan bunga pinjaman sebesar 8 persen per tahun dengan perhitungan tetap atau flat. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bunga sebelumnya yang berkisar 18 hingga 25 persen per tahun.

Setiap nasabah dapat memperoleh pembiayaan dengan plafon maksimal Rp15 juta untuk setiap akad. Pemerintah menjadwalkan penerapan bunga baru ini mulai pekan kedua November 2026.

Pemerintah Uji Coba kepada 2.000 Nasabah

Maman menjelaskan, pelaksanaan skema bunga baru mengalami penyesuaian dari jadwal awal. Pemerintah terlebih dahulu menguji penerapannya kepada sekitar 2.000 nasabah PNM Mekaar.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp17.827 Usai Pidato Prabowo, Pekan Depan Bisa ke Rp17.700

Uji coba tersebut bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan di lapangan. Selain itu, pemerintah ingin mengidentifikasi kendala sebelum menerapkan kebijakan secara lebih luas.

Maman menyebut pemerintah telah mengevaluasi sejumlah catatan dari hasil uji coba tersebut. Evaluasi ini menjadi bahan untuk menyempurnakan pelaksanaan program.

Skema Bunga Rendah Berlaku Permanen

Maman memastikan penurunan bunga menjadi 8 persen per tahun bukan kebijakan sementara. Pemerintah akan menerapkan skema pembiayaan tersebut secara permanen.

Meski demikian, jumlah nasabah penerima fasilitas hingga akhir 2026 masih menunggu hasil penghitungan ulang. Pemerintah akan menyesuaikan cakupan penerima dengan anggaran Rp2,6 triliun dan sisa waktu pelaksanaan program. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laba RAJA Melonjak 82 Persen, Investor Incar Obligasi dan Sukuk Rp1,55 Triliun
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.158 per Dollar AS, Investor Menanti Data Ekonomi
Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba
7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup
Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen
Pemerintah Beri Insentif Pajak Rp576,4 Triliun pada 2026, UMKM hingga Industri Jadi Penerima
Saham Intel Anjlok 28,58 Persen, Nilai Investasi Pemerintah AS Susut Rp217,8 Triliun
Harga Minyak Dunia Melonjak hingga 15,2 Persen, Konflik Iran dan Serangan di Hormuz Jadi Pemicu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:09 WIB

Laba RAJA Melonjak 82 Persen, Investor Incar Obligasi dan Sukuk Rp1,55 Triliun

Senin, 2 November 2026 - 17:09 WIB

Pemerintah Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Turunkan Bunga PNM Mekaar Jadi 8 Persen

Senin, 2 November 2026 - 12:09 WIB

Saham SMGR Menguat 5,62 Persen, SIG Kaji Buyback di Tengah Lonjakan Laba

Minggu, 1 November 2026 - 12:04 WIB

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Kredit KB Bank Tembus Rp45,68 Triliun, Pendapatan Bunga Bersih Melonjak 28,94 Persen

Berita Terbaru