Jakarta, APGtimes.com — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi sejumlah wakil kepala kepolisian daerah (wakapolda) di enam provinsi.
Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 yang terbit pada 2 November 2026.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier dan dinamika organisasi Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri,” kata Isir dalam siaran pers, Selasa (3/11/2026).
Enam Wakapolda Mengalami Pergantian
Surat Telegram Kapolri tersebut mencantumkan enam pergantian posisi wakapolda. Sejumlah pejabat baru akan mengisi jabatan di Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Lampung, dan Gorontalo.
Berikut daftar enam wakapolda yang mengalami pergantian:
-
Wakapolda Sumatera Barat: Kombes Pol Dhani Kristianto menggantikan Brigjen Pol Solihin.
-
Wakapolda Sulawesi Barat: Brigjen Pol Eko Suprihanto menggantikan Brigjen Pol Hari Santoso.
-
Wakapolda Papua Barat: Brigjen Pol Yohanes Agus Rijanto menggantikan Brigjen Pol Sulastiana.
-
Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB): Brigjen Pol Harry Kurniawan menggantikan Brigjen Pol Hari Nugroho.
-
Wakapolda Lampung: Brigjen Pol Singgamata menggantikan Brigjen Pol Sumarto.
-
Wakapolda Gorontalo: Brigjen Pol Laode Aries El Fathar menggantikan Brigjen Pol Dedy Suhartono.
Sebanyak 264 Perwira Polri Mendapat Jabatan Baru
Mutasi melalui Surat Telegram Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tidak hanya menyasar enam wakapolda. Sebanyak 264 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri juga mendapat penugasan baru.
Di lingkungan Mabes Polri, salah satu pergantian terjadi pada jabatan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Kini, Kombes Pol Gatot Sujono mengemban jabatan tersebut.
Selain itu, jabatan Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri kini dipercayakan kepada Kombes Pol Teguh Wibowo.
Mutasi kali ini juga mencakup promosi pada jenjang Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), dan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol). Promosi tersebut termasuk penyesuaian nivelering jabatan.
Sejumlah Jabatan Kapolres Juga Berganti
Selain pejabat di tingkat polda dan Mabes Polri, mutasi turut menyentuh sejumlah jabatan kepala kepolisian resor. Pergantian mencakup posisi Kapolrestabes, Kapolrestro, hingga Kapolresta.
Polri menjalankan rotasi tersebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Isir menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjalankan tugas. Ia berharap pengalaman serta kontribusi para pejabat tersebut dapat memperkuat organisasi Polri.
Sementara itu, Isir meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing.
“Sementara kepada pejabat yang mendapatkan amanah baru, kami berharap dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik lingkungan tugas, serta melanjutkan program dan kebijakan yang telah berjalan dengan baik,” ujar Isir. (de*)









