Washington DC, APGtimes.com — Keisha Lance Bottoms mencetak sejarah setelah memenangkan pemilihan gubernur Georgia dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS), Selasa (3/11/2026).
Politisi Partai Demokrat itu menjadi perempuan kulit hitam pertama yang terpilih sebagai gubernur negara bagian di AS.
Mantan Wali Kota Atlanta tersebut mengalahkan kandidat Partai Republik, Rick Jackson, seorang pengusaha miliarder di sektor layanan kesehatan.
Sejumlah media AS, termasuk CNN dan NBC News, memproyeksikan kemenangan Bottoms dalam persaingan tersebut. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri dominasi Partai Republik di pemerintahan Georgia selama lebih dari dua dekade.
Hasil tersebut juga menjadi kekalahan bagi kandidat yang mendapat dukungan Presiden AS Donald Trump.
Bottoms Kalahkan Kandidat Dukungan Trump
Dalam pemilihan gubernur Georgia, Bottoms menghadapi Rick Jackson yang memperoleh dukungan langsung dari Trump.
Trump mengumumkan dukungannya kepada Jackson pada Juli 2026. Ia juga ikut berkampanye bersama pengusaha tersebut di kawasan Atlanta menjelang hari pemungutan suara.
Jackson merupakan pendatang baru dalam dunia politik. Sebelum mencalonkan diri sebagai gubernur, ia membangun bisnis di bidang layanan kesehatan.
Ia mengumumkan pencalonannya pada Februari 2026. Dalam kampanye, Jackson turut mengangkat kisah masa kecilnya yang pernah tumbuh dalam sistem pengasuhan anak di Georgia.
Untuk membiayai kampanye, Jackson menggelontorkan lebih dari 100 juta dollar AS dari kekayaan pribadinya.
Sebelumnya, ia berhasil mengalahkan Wakil Gubernur Georgia Burt Jones dalam pemilihan pendahuluan putaran kedua Partai Republik pada Juni 2026. Jones merupakan kandidat yang semula mendapat dukungan Trump.
Namun, Jackson gagal mengalahkan Bottoms dalam pemilihan gubernur pada 3 November.
Di sisi lain, Bottoms memperoleh dukungan dari mantan Presiden AS Barack Obama. Obama bahkan turun langsung berkampanye untuknya di Georgia pada akhir Oktober.
Demokrat Kembali Kuasai Kursi Gubernur Georgia
Kemenangan Bottoms membawa Partai Demokrat kembali menduduki jabatan gubernur Georgia setelah lebih dari 20 tahun.
Sebelumnya, Georgia berada di bawah kepemimpinan Gubernur Brian Kemp dari Partai Republik. Kemp tidak dapat mengikuti pemilihan kembali karena telah mencapai batas masa jabatan.
Georgia juga menjadi salah satu negara bagian yang memiliki persaingan politik ketat dalam pemilihan nasional.
Pada pemilihan presiden 2020, warga Georgia memberikan kemenangan kepada kandidat Demokrat Joe Biden. Namun, dalam pemilihan presiden 2024, negara bagian tersebut beralih mendukung Donald Trump.
Selain kemenangan Bottoms, Partai Demokrat juga mempertahankan kursi Senat AS dari Georgia melalui Jon Ossoff.
Ossoff memenangkan pemilihan kembali setelah mengalahkan anggota DPR AS dari Partai Republik, Mike Collins.
Hasil pemilihan gubernur dan Senat tersebut menjadi bagian penting dari dinamika politik Georgia dalam pemilu sela 2026.
Rekam Jejak Politik Keisha Lance Bottoms
Keisha Lance Bottoms merupakan politisi Partai Demokrat yang pernah menjabat Wali Kota Atlanta pada 2018 hingga 2022.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya, Bottoms memilih tidak mencalonkan diri untuk periode kedua. Ia kemudian bergabung dengan pemerintahan Presiden Joe Biden di Gedung Putih.
Bottoms dipercaya memimpin Office of Public Engagement atau Kantor Keterlibatan Publik. Lembaga tersebut bertugas membangun komunikasi antara pemerintah dan berbagai kelompok masyarakat.
Ia juga pernah menjadi penasihat senior dalam kampanye pemilihan kembali Biden pada 2024.
Pengalaman di pemerintahan kota dan Gedung Putih menjadi bagian dari perjalanan politik Bottoms sebelum mengikuti pemilihan gubernur Georgia.
Janjikan Perluasan Akses Layanan Kesehatan
Selama kampanye, Bottoms mengangkat sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Georgia.
Ia berjanji memperluas akses layanan kesehatan melalui program Medicaid. Selain itu, Bottoms ingin menekan biaya hidup keluarga dan melindungi hak pilih warga.
Setelah resmi dilantik, Bottoms akan mencatat sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang memimpin pemerintahan negara bagian di Amerika Serikat. (aw*)









