Jakarta, APGtimes.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan BGN memanfaatkan masa jeda tersebut untuk memperkuat kualitas pelaksanaan program.
Menurutnya, masa libur sekolah memberikan waktu yang cukup untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Tim Evaluasi Periksa Seluruh SPPG
Tim BGN kini memeriksa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.
Mereka mengecek kondisi dapur, fasilitas pendukung, standar kebersihan, proses memasak, dan kualitas pangan.
Tim juga menilai kemampuan setiap dapur dalam melayani penerima manfaat sesuai standar yang ditetapkan.
Langkah ini bertujuan meningkatkan mutu makanan yang nantinya diterima siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya.
BGN Terapkan Sistem Grading
Selain melakukan pemeriksaan, BGN akan menerapkan sistem grading untuk seluruh SPPG.
Tim penilai akan mengelompokkan dapur ke dalam kategori A, B, dan C berdasarkan hasil evaluasi.
SPPG yang menunjukkan kinerja terbaik akan masuk kategori A.
Sebaliknya, dapur yang belum memenuhi standar akan masuk kategori B atau C dan harus melakukan perbaikan.
Besaran Insentif Akan Berubah
BGN juga menyiapkan skema baru untuk pemberian insentif.
Lembaga tersebut akan menghitung insentif berdasarkan kualitas layanan dan jumlah penerima manfaat yang dilayani.
Skema baru ini menggantikan sistem lama yang memberikan insentif dengan nominal sama kepada seluruh dapur.
Melalui kebijakan tersebut, BGN ingin mendorong pengelola dapur meningkatkan kualitas pelayanan.
Fokus Perbaiki Dapur yang Sudah Berjalan
BGN tidak akan menambah SPPG baru dalam waktu dekat.
Sebagai gantinya, lembaga itu akan memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas dapur yang sudah beroperasi.
BGN menargetkan seluruh proses evaluasi selesai sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.
Dengan strategi tersebut, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, lebih aman, dan lebih tepat sasaran. (mda*)









