BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jambi untuk Cegah Karhutla Jelang Kemarau 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan operasi modifikasi cuaca oleh pesawat BNPB di Provinsi Riau dengan menyemai garam di awan yang potensial. ANTARA/HO-Pemprov Riau.(Pemprov Riau)

Persiapan operasi modifikasi cuaca oleh pesawat BNPB di Provinsi Riau dengan menyemai garam di awan yang potensial. ANTARA/HO-Pemprov Riau.(Pemprov Riau)

Jambi, APGtimes.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau 2026.

BNPB menjalankan operasi tersebut pada 5 hingga 12 Juni 2026. Tim fokus membasahi lahan gambut yang rentan terbakar saat curah hujan mulai berkurang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah menggabungkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla melalui operasi udara tersebut.

Menurut Abdul, tim harus meningkatkan kelembapan lahan gambut sebelum api muncul dan menyebar ke kawasan yang lebih luas.

Jambi Berstatus Siaga Karhutla

Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan status siaga darurat karhutla sejak 27 April 2026. Status tersebut berlaku hingga akhir November 2026.

BNPB mempercepat berbagai langkah mitigasi setelah pemerintah daerah menetapkan status siaga tersebut.

Curah hujan yang menurun, lahan gambut yang mengering, dan suhu udara yang meningkat dapat memicu karhutla saat musim kemarau.

Baca Juga :  Saling Tantang di Medsos Berujung Maut, Pelajar SMP di Jambi Tewas Usai Duel

BNPB memusatkan Operasi Modifikasi Cuaca di Bandara Sultan Thaha Jambi. BMKG dan TNI Angkatan Udara turut mendukung kegiatan tersebut.

Tim Sebar Garam ke Awan Potensial Hujan

Tim pelaksana menyemai awan menggunakan Natrium Klorida (NaCl) atau garam di sejumlah wilayah rawan kebakaran.

Wilayah sasaran meliputi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi.

Tim menerbangkan pesawat dalam beberapa sorti untuk menyebarkan bahan semai ke awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Upaya tersebut berhasil memicu hujan lokal di beberapa wilayah sasaran.

Hujan itu meningkatkan kelembapan tanah dan membantu menekan risiko kebakaran di lahan gambut.

Jambi Masuk Daerah Prioritas Nasional

BNPB menetapkan Jambi sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas nasional dalam penanganan karhutla.

Luasnya lahan gambut menjadi salah satu alasan utama penetapan tersebut.

Baca Juga :  Banjir Bandang Solok Dipicu Hujan 94 Mm, Satu Korban Masih Dicari

Selain itu, jumlah titik panas terus meningkat di berbagai daerah. Saat ini, Indonesia mencatat 1.601 hotspot atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat langkah pencegahan sejak awal musim kemarau.

BMKG Waspadai Potensi El Nino

BMKG memprediksi fenomena El Nino lemah hingga moderat berpotensi muncul pada semester kedua 2026.

Peluang kemunculan fenomena tersebut mencapai 50 hingga 80 persen.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan kondisi ENSO saat ini masih berada pada fase netral. Namun, BMKG terus memantau berbagai indikator iklim yang menunjukkan potensi penguatan El Nino.

Karena itu, BMKG memperkuat mitigasi melalui Operasi Modifikasi Cuaca.

BMKG menjalankan metode pembasahan lahan atau rewetting di kawasan gambut yang rawan terbakar.

Pemerintah berharap langkah tersebut mampu menekan risiko karhutla dan mencegah munculnya kabut asap selama musim kemarau 2026. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi
Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik
Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air
Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi
Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya
Tanggul Rp 1,59 Miliar Dibangun di Pasar Nagari Lasi, Ini Progres Terbarunya
Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Tanggul Sungai Lae Soeraya Jebol, Banjir Rendam Dua Desa di Aceh Selatan dan Paksa 112 Warga Mengungsi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Suahasil Ingatkan Pramono soal Obligasi DKI Rp5,6 Triliun, Bunga Surat Utang Sedang Naik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rawa Way Kambas Mengering, Induk Harimau Sumatera dan 3 Anaknya Terekam Cari Air

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Sungai Penuh, Target Tiga Besar Provinsi Jambi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Viral Gajah Sumatera Susuri Hutan Bekas Kebakaran di Way Kambas, Begini Kondisinya

Berita Terbaru