Bukan Cuma Faktor Genetik, Ini Alasan Pria Lebih Mudah Punya Perut Buncit

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab pria perut buncit

Penyebab pria perut buncit

APGtimes.com–Banyak pria lebih cepat mengalami penumpukan lemak di area perut dibandingkan perempuan. Kondisi ini tidak hanya muncul akibat pola makan berlebih atau faktor keturunan, tetapi juga dipicu perbedaan hormon dalam tubuh.

Pakar gizi dari Universitas Gadjah Mada, Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, menjelaskan masyarakat mengenal penumpukan lemak di area perut sebagai obesitas sentral atau perut buncit. Kondisi ini lebih sering menyerang laki-laki karena tubuh pria dan perempuan memiliki sistem hormon yang berbeda.

Menurut Mirza, hormon estrogen pada perempuan membantu tubuh menyebarkan lemak ke beberapa bagian seperti paha, pinggul, dada, dan lengan. Karena itu, tubuh perempuan jarang menumpuk lemak hanya di satu area.

Sebaliknya, tubuh pria memiliki kadar estrogen lebih rendah. Akibatnya, tubuh pria lebih sering menyimpan lemak di area perut sehingga risiko perut buncit menjadi lebih tinggi.

Baca Juga :  Penyakit Jantung dan Stroke Masih Jadi Pembunuh Nomor 1, Dokter Soroti Gaya Hidup

Lemak perut tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga memicu berbagai masalah kesehatan. Lemak visceral di rongga perut dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penyakit jantung.

Mirza menyebut metabolisme tubuh mulai melambat setelah usia 40 tahun. Kondisi tersebut membuat risiko obesitas sentral meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, pola hidup tidak sehat kini juga memicu perut buncit pada usia muda.

Kurang bergerak, terlalu lama duduk, serta kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak menjadi penyebab utama penumpukan lemak perut. Saat tubuh menerima kalori berlebih tanpa aktivitas yang cukup, tubuh langsung menyimpan sisa energi sebagai lemak.

Baca Juga :  Seminar LONGEVOTALOGY Perdana di Muaro Bungo Berlangsung Sukses

Karena itu, Mirza meminta masyarakat tidak mengandalkan diet instan. Ia menilai perubahan gaya hidup sehat jauh lebih efektif untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Ia juga mengajak masyarakat mulai menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidur cukup, dan mengurangi makanan olahan agar tubuh terhindar dari obesitas sentral sejak dini.

“Apa yang kita investasikan ke dalam tubuh hari ini akan menentukan kesehatan kita di masa depan,” ujar Mirza.

Tips Mencegah Perut Buncit

  • Rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari
  • Kurangi makanan tinggi gula dan lemak
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah
  • Hindari begadang dan kurang tidur
  • Batasi minuman manis dan alkohol
  • Pertahankan berat badan ideal. (ap)
Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Perokok di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Ungkap Bahaya Rokok bagi Paru dan Otak
Jangan Sepelekan Gigi Berlubang, Mental Anak Bisa Terdampak
Operasi Kelopak Mata Gagal, Wanita Ini Tak Bisa Menutup Mata Selama 6 Tahun
Penyakit Jantung dan Stroke Masih Jadi Pembunuh Nomor 1, Dokter Soroti Gaya Hidup
Seminar LONGEVOTALOGY Perdana di Muaro Bungo Berlangsung Sukses
DPR Minta Pemerintah Siapkan SOP dan PCR untuk Antisipasi Hantavirus
5 Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan, Bantu Jaga Jantung hingga Pencernaan
Manfaat Bangun Jam 3 Pagi: Fokus Lebih Tajam, Pikiran Tenang, Rezeki Diyakini Lancar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:09 WIB

Siswa Perokok di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Ungkap Bahaya Rokok bagi Paru dan Otak

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:09 WIB

Jangan Sepelekan Gigi Berlubang, Mental Anak Bisa Terdampak

Senin, 1 Juni 2026 - 16:09 WIB

Operasi Kelopak Mata Gagal, Wanita Ini Tak Bisa Menutup Mata Selama 6 Tahun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:09 WIB

Penyakit Jantung dan Stroke Masih Jadi Pembunuh Nomor 1, Dokter Soroti Gaya Hidup

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:40 WIB

Seminar LONGEVOTALOGY Perdana di Muaro Bungo Berlangsung Sukses

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB