Minggu Pagi yang Menghidupkan Muaro Bungo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Minggu pagi di kawasan depan Kantor Bupati Muaro Bungo dipenuhi aktivitas masyarakat dan pedagang UMKM yang memanfaatkan keramaian untuk berjualan, Minggu (16/5/2026).

Suasana Minggu pagi di kawasan depan Kantor Bupati Muaro Bungo dipenuhi aktivitas masyarakat dan pedagang UMKM yang memanfaatkan keramaian untuk berjualan, Minggu (16/5/2026).

Bungo, APGtimes.com – Pagi itu matahari belum terlalu tinggi. Udara masih ringan. Jalan di depan Kantor Bupati Muaro Bungo sudah ramai.

Bukan ramai karena demo. Bukan pula karena pejabat datang.

Masyarakat sedang menikmati Minggu pagi.

Ada yang jalan kaki. Ada yang ikut senam sehat. Ada yang sekadar duduk sambil melihat anak-anak mereka berlarian kecil di pinggir jalan.

Saya memperhatikan wajah-wajah itu.

Rata-rata tampak bahagia.

Para ibu berjalan sambil menggandeng suami. Anak-anak tertawa kecil. Sesekali terdengar suara pedagang menawarkan dagangan mereka.

Beginilah wajah kota kecil jika ruang publiknya hidup.

Tidak perlu mal mewah.

Tidak perlu hiburan mahal.

Cukup jalan yang dibuka untuk rakyat. Cukup ruang aman untuk olahraga dan berkumpul.

Muaro Bungo memiliki itu setiap Minggu pagi.

Yang paling menarik justru bukan senamnya.

Bukan pula ramainya.

Tetapi denyut ekonomi kecil yang ikut bergerak.

Baca Juga :  Direktur PT ASR Jadi Tersangka Kebakaran Penampungan BBM Ilegal di Jambi

Pedagang sudah datang sejak subuh. Gerobak makanan mulai berjejer. Ada penjual sarapan pagi. Ada UMKM makanan ringan. Ada mainan anak-anak.

Dan saya melihat sesuatu yang menarik.

Sekelompok gadis remaja berjualan minuman detoks tubuh.

Mereka tampak serius melayani pembeli. Sesekali tertawa bersama teman-temannya.

Saya bertanya, kenapa memilih jualan.

Jawabannya sederhana.

“Daripada keluyuran, lebih baik jualan pak. Dapat uang, dapat pengalaman juga.”

Kalimat itu sederhana.

Tetapi dalam sekali.

Anak-anak muda itu sedang belajar mandiri. Mereka tidak menunggu kaya dulu untuk mulai usaha.

Mereka memulai dari Minggu pagi.

Dari gelas-gelas minuman dingin.

Dari jalan yang dipenuhi orang olahraga.

Kadang bangsa ini tidak kekurangan anak pintar.

Yang kurang hanya ruang untuk tumbuh.

Minggu pagi seperti ini ternyata bisa menjadi sekolah kecil kehidupan.

Bukan hanya untuk pedagang muda.

Tetapi juga untuk para ibu.

Baca Juga :  Pertamina Temukan Transaksi Anomali, Ratusan Kendaraan Langsung Diblokir

Salah satunya Etek Masni.

Ia menjual sate Padang.

Tangannya sibuk melayani pembeli. Asap sate terus mengepul sejak pagi.

“Alhamdulillah selalu habis sebelum jam sembilan,” katanya.

Saya percaya itu.

Karena aroma sate Padangnya memang menggoda.

Kegiatan seperti ini sering dianggap sederhana.

Padahal dampaknya besar.

Orang sehat karena olahraga.

Pedagang kecil mendapat penghasilan.

Anak-anak punya ruang bermain.

Keluarga punya waktu bersama.

Ekonomi bergerak tanpa seminar panjang.

Tanpa pidato berlembar-lembar.

Yang penting ruangnya ada.

Dan pemerintah memberi dukungan.

Pemerintah Kabupaten Muaro Bungo tampaknya memahami hal itu. Begitu juga Kepolisian Resor Muaro Bungo yang ikut mendukung karena kawasan depan Mapolres juga dipakai masyarakat.

Kadang kebahagiaan warga memang tidak rumit.

Bukan proyek besar.

Bukan gedung tinggi.

Cukup jalan yang dibuka setiap Minggu pagi.

Lalu rakyat datang membawa senyum mereka sendiri. (Mardizal Sumara)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli
Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh
Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO
Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci
CPNS 2026 Belum Dibuka, Pemprov Jambi Ungkap Alasan Belum Buka Formasi
Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Janji Usut Dugaan Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi
Kodim Agam Bongkar Ladang Ganja di Perkebunan, Dua Kakak Beradik Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sekolah Rakyat Jambi Tambah Kuota, 120 Siswa Siap Masuk Asrama Mulai 30 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:09 WIB

Harimau Sumatera Teror Warga Inhil, Sekolah Libur dan BBKSDA Riau Langsung Bergerak

Senin, 27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Layanan Cuci Motor Premium Siap Layani Warga Sungai Penuh

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:09 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Desak PT KMH Bayar Ganti Rugi Lahan Proyek PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB