Tangis Gabriel Usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Schmeichel Sebut Pemain Terbaik di Lapangan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.(AFP/INA FASSBENDER)

Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.(AFP/INA FASSBENDER)

Budapest, APGtimes.com — Arsenal kembali harus menunda mimpi meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui drama adu penalti pada final Liga Champions 2025-2026 di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).

Kekalahan tersebut meninggalkan luka mendalam bagi bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti penentu.

Meski demikian, legenda Manchester United Peter Schmeichel justru memberikan pujian tinggi kepada pemain asal Brasil tersebut.

Menurut Schmeichel, Gabriel merupakan pemain terbaik di lapangan sepanjang pertandingan final Liga Champions antara Arsenal dan PSG.

Arsenal Sempat Dekat dengan Gelar Juara

Arsenal mengawali laga dengan sempurna setelah Kai Havertz mencetak gol cepat pada menit kelima.

Gol tersebut membawa The Gunners unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

PSG kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65.

Setelah kedua tim gagal mencetak gol tambahan sepanjang waktu normal dan babak perpanjangan waktu, pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Baca Juga :  PBSI Bagikan Bonus Rp4,5 Miliar, Ini Rincian Apresiasi untuk Para Juara Asian Games 2026

Dalam momen penentuan itu, Gabriel gagal mengarahkan bola ke gawang sehingga PSG memastikan kemenangan dan mengangkat trofi Liga Champions.

Schmeichel Sebut Gabriel Pemain Terbaik

Peter Schmeichel mengaku sangat iba melihat Gabriel harus menanggung kekecewaan akibat kegagalan penalti tersebut.

Namun, mantan kiper Manchester United dan tim nasional Denmark itu menilai satu kegagalan tidak menghapus penampilan impresif Gabriel sepanjang pertandingan.

“Pertandingan ditentukan oleh adu penalti dan hasilnya bisa saja berbeda,” kata Schmeichel.

“Saya sangat iba pada Gabriel karena saya pikir dia luar biasa. Menurut saya, dia pemain terbaik di lapangan,” lanjutnya.

Schmeichel menilai Gabriel tampil sangat solid dalam menjaga lini pertahanan Arsenal dan berulang kali mematahkan serangan PSG.

Tekanan Final Liga Champions

Menurut Schmeichel, tekanan pada partai final Liga Champions membuat situasi menjadi jauh lebih sulit bagi setiap pemain.

Ia menilai Gabriel sebenarnya memiliki kualitas untuk mengeksekusi penalti dengan baik.

Baca Juga :  Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas Setelah Kalahkan Inggris

Namun, kondisi pertandingan membuat tekanan mental meningkat karena satu tendangan dapat menentukan nasib tim.

“Dia tahu harus mencetak gol. Jika gagal, PSG akan menang. Tekanan seperti itu sangat besar,” ujarnya.

Schmeichel menambahkan Gabriel mencoba mengarahkan bola ke sudut atas gawang untuk memastikan gol.

Sayangnya, bola justru melambung dan gagal menemui sasaran.

Jadi Tembok Arsenal Sepanjang Laga

Terlepas dari kegagalan penalti, Schmeichel tetap menilai Gabriel sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam pertandingan tersebut.

Bek berusia 28 tahun itu tampil disiplin dan menjadi tembok kokoh di lini belakang Arsenal.

“Saya sangat kasihan pada Gabriel. Dia seperti raksasa di lini belakang dan membuat Arsenal mampu bertahan sangat lama dalam pertandingan ini,” kata Schmeichel.

Kekalahan tersebut membuat Arsenal kembali gagal meraih gelar Liga Champions perdana mereka.

Sementara itu, PSG berhasil menambah koleksi trofi Eropa setelah memenangkan laga final yang berlangsung ketat hingga babak adu penalti. (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk Bersinar di Liga Champions, Raih MOTM dan Tuai Pujian Media Perancis
Pertamina Buka Camping Ground di Sirkuit Mandalika, Tampung 150 Orang
Alex Marquez Nilai Aspal Mandalika Lebih Baik, Marc Soroti Keunggulan Aprilia
PBSI Bagikan Bonus Rp4,5 Miliar, Ini Rincian Apresiasi untuk Para Juara Asian Games 2026
Marc Marquez Ingin Akhiri Rekor Buruk di Mandalika, Target Utamanya Finis
Prabowo Ungkap Bonus Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir yang Atur
Rahasia Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Ungkap Strategi John Herdman
Gianni Infantino Temui Prabowo di Istana Jelang Final Indonesia vs Thailand
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:09 WIB

Calvin Verdonk Bersinar di Liga Champions, Raih MOTM dan Tuai Pujian Media Perancis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pertamina Buka Camping Ground di Sirkuit Mandalika, Tampung 150 Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Alex Marquez Nilai Aspal Mandalika Lebih Baik, Marc Soroti Keunggulan Aprilia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:09 WIB

PBSI Bagikan Bonus Rp4,5 Miliar, Ini Rincian Apresiasi untuk Para Juara Asian Games 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Marc Marquez Ingin Akhiri Rekor Buruk di Mandalika, Target Utamanya Finis

Berita Terbaru